Berita Kobar
Arut Utara Kobar Kembali Dilanda Banjir, Lima Desa Terisolir Akibat Akses Jalan Terendam
Banjir kembali melanda kobar. Kecamatan Arut Utara (Aruta), kembali di terjang banjir, sejumlah desa di wilayah tersebut terdampak, Senin (7/11/2022).
TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN -Banjir kembali melanda Kabupaten Kotawaringin Barat. Kecamatan Arut Utara (Aruta), kembali di terjang banjir, sejumlah desa di wilayah tersebut terdampak, Senin (7/11/2022).
Sebelumnya, hampir sepekan banjir di wilayah Arut Utara telah surut. Namun, kini banjir menerjang dan ada lima desa Terisolir yang di sebabkan akses jalan menuju desa terendam banjir.
Sekretaris Camat Arut Utara Ricardo Siregar mengatakan, akses jalan poros menuju ke lima desa yakni Desa Riam, Panahan, Penyombaan, Sungai Dau dan Desa Sambi terputus oleh banjir.
"Banjir menggenangi jalan poros menuju desa tersebut dengan kedalaman mencapai 1 meter, sehingga tidak bisa dila lagi," ujarnya.
Baca juga: Plt Sekda Kobar Terima Tim MSF Spanyol, Korban Banjir Dibantu Alat Penjernih Air
Baca juga: PT GSIP-AMR Bantu 100 Paket Sembako Untuk Korban Banjir di Desa Runtu Kotawaringin Barat
Baca juga: Pasokan Air Bersih Untuk Korban Banjir Kobar, Rutin Disalurkan Relawan di Pangkalan Bun
Baca juga: NEWS VIDEO, Dampak Banjir Jalan Ahmad Yani Pangkalan Bun Dijadikan Tempat Parkir Kendaraan
Dijelaskannya, bahwa banjir mulai menerjang desa Sungai Dau, pada Minggu (6/11/2022, tepatnya pukul 07.00 WIB.
Saat itu arus sangat deras dan kedalaman air di pemukiman penduduk mencapai sepinggang orang dewasa, karena desa Sungai Dau berada di atas, maka banjirpun merendam pemukiman desa di sekitarnya.
Tidak hanya pemukiman warga yang terdampak banjir, jalan poros menuju desa pun terendam banjir.
Ricardo juga merincinkan, rumah yang terdampak banjir di lima desa Arut Utara saat ini desa Riam 24 rumah yang di huni oleh 58 jiwa.
Desa Panahan 43 rumah terdiri dari 174 jiwa. Desa Penyombaan 75 Rumah, terdiri daei 186 jiwa.
Desa Sungai Dau ada 11 Rumah, terdiri dari 40 jiwa dan Desa Sambi ada 40 rumah, terdiri dari 144 jiwa.
Sehingga total semuanya 193 rumah yang di huni oleh 602 jiwa.
Untuk saat ini, situasi cuaca di Arut Utara sudah mulai hujan. Sehingga, banjir berpotensi meluas.
"Aruta sudah mulai hujan. Semoga tidak lama, dan banjir segera surut," ungkapnya. (Kontributor Tribunkalteng,com / Danang Ristiantoro).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/banjir-beberuwhjdb1.jpg)