Mata Lokal Memilih
Gercep Safari Politik Bakal Capres 2024 Partai NasDem, Anies Baswedan Temui AHY Demokrat Jumat Pagi
Kabarnya, Jumat (7/10/2022), Anies Baswedan akan menemui Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
"Semoga pada saatnya dan saya yakinkan di saat yang tepat, kita juga akan mengumumkan sikap kita seperti apa, dan juga mengumumkan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh Partai Demokrat," kata AHY dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (4/10/2022).
Menurut AHY, saat ini Demokrat masih punya cukup waktu untuk menentukan siapa yang akan dicalonkan nantinya.
Kendati begitu, putra sulung dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyatakan, menghormati apa yang telah menjadi keputusan Partai NasDem.
Terlebih saat ini Partai Demokrat dan partai NasDem tengah mesra menjalin komunikasi yang digadang akan dibawa hingga ke kontestasi Pemilu mendatang.
"Waktunya masih ada sehingga saya berharap para kader juga tetap tenang. Kita hormati partai-partai yang telah menentukan sikapnya," tutup AHY.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh secara resmi mengumumkan Gubernur DKI Jakarta sebagai bakal Capres 2024..
Surya Paloh mengatakan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu merupakan terbaik dari yang terbaik.
"Inilah mengapa akhirnya NasDem memilih sosok Anies Baswedan. Kami mempunyai keyakinan-keyakinan, pikiran-pikiran dalam perspektif baik secara makro maupun mikro, sejalan dengan apa yg kami yakini," kata Surya Paloh, Senin (3/9/2022).
Surya Paloh meyakini Indonesia bakal menjadi negara yang bermartabat jika Anies terpilih menjadi Presiden.
"Kami ingin menitipkan perjalanan bangsa ini ke depan bangsa ke depan, insya Allah jika saudara Anies Rasyid Baswedan terpilih jadi presiden nanti, pimpinlah bangsa ini jadi bangsa yang lebih bermartabat, bangsa yang mampu membentuk karakter daripada bangsa ini sejatinya," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Bakal Capres Usungan Nasdem Anies Baswedan akan Temui AHY di Kantor Demokrat Besok, Isyarat Koalisi?