Berita Palangkaraya

Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024 di Kalteng, Bawaslu Gandeng Media Lakukan Pengawasan

Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024 di Kalteng, Bawaslu menggandeng media lakukan pengawasan dalam pelaksanaan pemilu mendatang.

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com / Ghorby Sugianto
Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024 di Kalteng, Bawaslu menggandeng media lakukan pengawasan dalam pelaksanaan pemilu mendatang. Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi saat membuka kegiatan sosialisasi Pengawasan pemilu partsipatif di Hotel Aquarius Boutique, Palangkaraya, Kamis (29/9/2022).  

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024 di Kalteng, Bawaslu menggandeng media lakukan pengawasan dalam pelaksanaan pemilu mendatang.

Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggandeng peran Media dalam melakukan Pengawasan partisipatif di pemilu 2024 mendatang. 

Kegiatan yang mengusung tema Sosialisasi pengawasan pemilu pastisipatif tersebut di gelar di Hotel Aquarius Boutique, Palangkaraya, Kamis (29/9/2022). 

Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi menuturkan jika kerja sama dengan awak media sangat diperlukan dalam memberitakan informasi kepada publik.

Baca juga: Penyebaran HIV/AIDS di Kotim, Penyimpangan Seksual LSL Jadi Faktor Utama Peningkatan Kasus

Baca juga: Bawaslu Kalteng Gelar Rapat Evaluasi dan Penyusunan Laporan Akhir Pilkada Kalteng 2020

Baca juga: Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi: Tribunkalteng.com Memperkuat Pengawasan Pelaksanaan Pemilu 2024

Karena menurutnya, saat ini jajaran anggota di Baawaslu Kalteng sangat terbatas dalam sumber daya manusia, sehingga peran Media membantu menyukseskan pemilu yang luber dan jurdil dapat terwujud. 

"Peran Media saat ini sangat diperlukan untuk memberitakan informasi dalam pemilu serentak 2024 untuk tersampainya informasi ke publik, itu saja point yang sebenarnya kita lakukan saat ini," kata Satriadi. 

Kegitan yang mengundang insan pers di Kalteng diisi 4 narasumber dikemas melalui sesi diskusi dan tanya jawab. 

Adapun narasumber pertama dari anggota Bawaslu Kalteng Siti Wahidah, Kominfo, Ketua PWI Kalteng, Haris Sadikin dan Sekjen KIPP Indonesia, Kaka Suminta. 

Haris Sadikin menuturkan hal senada, jika peran wartawan dalam memberitakan kepemiluan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain untuk memberikan informasi juga memberikan edukasi melalui karya jurnalistik. 

Dia mengingatkan kepada para wartawan yang datang, agar tetap independen yang telah diatur oleh kode etik jurnalistik dan undang-undang pers. 

"Kuncinya, wartawan melakukan kerja jurnalistik dengan hati nurani untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved