Berita Kotim

Cegah Kebakaran Permukiman di Sampit, Petugas Disdamkarmat Pemkab Kotim Intensifkan Patroli

Cegah Kebakaran Permukiman di Sampit, Petugas Disdamkarmat Pemkab Kotim makin giat dengan Intensifkan Patroli Keliling kawasan permukiman.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Dok. Disdamkarmat Kotim
Cegah Kebakaran Permukiman di Sampit. Armada Disdamkarmat Kotim yang digunakan petugas untuk berpatroli di sekitaran Kota Sampit. Melalui patroli pihak Disdamkarmat berhasil meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat akan potensi terjadinya kebakaran. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Cegah Kebakaran Permukiman di Sampit, Petugas Disdamkarmat Pemkab Kotim makin giat dengan Intensifkan Patroli Keliling kawasan permukiman.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengintensifkan patroli di area permukiman, khususnya Kota Sampit.

Hal ini sebagai salah satu inovasi yang dilakukan untuk meminimalkan terjadinya kebakaran di area permukiman warga.

Menurut Kepala Disdamkarmat Kotim, Hawianan, patroli yang dilakukan pihaknya selama ini terbukti mampu menurunkan angka kebakaran di area permukiman di Kotim.

Baca juga: Razia Kendaraan di Palangkaraya, Belasan Pengendara Terjaring Akibat Surat Kendaraan Tak Lengkap

Baca juga: Dampak Banjir di Kotim, Lahan Pertanian Warga Terendam Harga Sayuran Lokal di Sampit Naik

Baca juga: Wujudkan Smart City Kotim, Kini Memasuki Tahap Final Bimtek Penyusunan Masterplan dan Quick Win

Pasalnya, dengan melihat mobil patroli yang berkeliling secara tidak langsung dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan potensi terjadinya kebakaran.

“Contohnya, ibu rumah tangga yang ingin bepergian keluar rumah ketika melihat ada mobil patroli damkar jadi ingat untuk mengecek kompor di rumah sudah dimatikan atau belum, artinya kewaspadaannya meningkat,” ujarnya, Rabu (21/9/2022).

Dengan demikian adanya patroli yang dilaksanakan Disdamkarmat bukan hanya untuk mengecek adanya kebakaran tapi juga berfungsi sebagai pencegahan dengan cara meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Ia menyebutkan, kasus kebakaran di area permukiman, khususnya rumah tangga, biasanya dipicu atau bersumber dari kompor yang lupa dimatikan.

Dengan adanya patroli selama ini jumlah kasus kebakaran yang bersumber dari kompor ini pun berkurang. Tapi, penyebab kebakaran lainnya, seperti korsleting listrik masih cukup tinggi.

Dalam hal ini, menurutnya untuk antisipasi kebakaran itu tidak bisa hanya dibebankan kepada Disdamkarmat saja. Tapi perlu kontribusi dan partisipasi masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved