Berita Kotim

Pacari hingga Setubuhi Anak di bawah Umur Pria di Kotim Berakhir di Bui, Korban Sempat Dibawa Kabur

Seorang pemuda nekat setubuhi anak di bawah umur dan membawa kabur, atas tindakan tersebut harus dipertanggungjawabkan dan diamankan di kepolisian

Penulis: Devita Maulina | Editor: Sri Mariati
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi tindak pidana asusila di Kotawaringin Timur gadis di bawah umur. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Tindak pidana asusila terhadap Anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum lama ini. Seorang pemuda berusia 20 tahun ditangkap pihak kepolisian setelah terbukti memacari hingga menyetubuhi seorang gadis di bawah umur.

Kapolres Kotim, AKBP Sarpani, melalui Kapolsek Cempaga, Iptu Bambang Priyanto, diwakili Kanit Reskrim, Aipda Dono Rahadian, menceritakan kejadian ini berawal dari sesi kenalan korban dan pelaku melalui game online.

Merasa memiliki kecocokan hubungan mereka pun berlanjut hingga akhirnya berpacaran dan bertemu di dunia nyata.

Sebulan kemudian, tepatnya 12 September 2022, tanpa motif yang jelas pelaku membawa kabur korban ke kediaman orang tuanya yang berada di kecamatan berbeda.

“Jadi berawal dari game online, keduanya berkenalan lalu tak lama pacaran, sampai akhirnya korban dibawa pergi oleh pelaku,” tuturnya, Sabtu (17/9/2022).

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Bocah Martapura Umur Sebelas Tahun Diduga Dicabuli, Ibu Korban Lapor Polisi

Lanjutnya, saat berada di tempat pelaku itulah kemudian korban dirayu hingga akhirnya mau berhubungan selayaknya pasangan suami istri. Bermodal cinta pelaku melakukan aksi bejatnya kepada korban.

Disisi lain keluarga korban cemas karena korban tak kunjung pulang. Sementara, tak satu pun dari anggota keluarga mengetahui hubungan asmara korban dan pelaku.

Pada Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 9:30 WIB, ibu korban pun mendatangi Polsek setempat untuk melaporkan kejadian itu.

Namun hanya hitungan jam, tepatnya pukul 16:30 WIB, pelaku datang untuk mengantarkan korban dan kebetulan bertemu dengan kakak perempuan korban di rumah.

“Melihat itu kakak korban yang menanyai pelaku bahwa selama beberapa hari apa saja yang sudah dilakukan terhadap korban, tapi pelaku tidak mengaku melakukan apa-apa,” jelasnya.

Setelah itu, ibu dan kakak korban membawa pasangan sejoli itu ke Polsek setempat untuk memperjelas masalah ini.

Dan setelah diinterogasi oleh pihak kepolisian akhirnya pelaku mengaku telah beberapa kali menyetubuhi korban.

Baca juga: Dibujuk Dengan Uang Rp 100 Ribu, Ayah Tega Setubuhi Anak Angkat Masih Bawah Umur di Pontianak

Baca juga: Kenal Lewat Facebook, Pemuda Setubuhi Gadis 14 Tahun, Pelaku Ditangkap Satreskrim Polres Seruyan

Tak terima, ibu korban pun langsung membuat laporan ke pihak kepolisian atas tindak pidana asusila terhadap anaknya yang masih di bawah umur, yakni 14 tahun. Pihak kepolisian pun segera menindak lanjuti dan menemukan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban di rumah orang tua pelaku.

Akibat perbuatannya, pemuda tersebut berakhir di bui dan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) dan Ayat (2) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi UU. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved