Berita Kalsel

Pencabulan di Kalsel, Bocah Martapura Umur Sebelas Tahun Diduga Dicabuli, Ibu Korban Lapor Polisi

Pencabulan di Kalsel, Seorang bocah perempuan di Martapura Kalimantan Selatan diduga jadi korban pencabulan. Kasus tersebut masih ditangani polisi.

Editor: Fathurahman
ISTIMEWA
ILUSTRASI. Pencbulan di Kalsel, kasus dugaan pencabulan bocah 11 tahun terjadi di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Saat ini kasusnya ditangani pihak kepolisian yang masih melakukan penyelidikan. 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Seorang bocah perempuan di Martapura Kalimantan Selatan diduga jadi korban pencabulan.

Korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini mengungkapkan kepada teman orang tuanya bahwa dia menjadi korban pencabulan.

Mendapat informasi anak tidak perawan lagi, oleh sang ibu langsung direspon oleh orang tuanya tersebut dengan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Kasus dugaan pencabulan bocah 11 tahun terjadi di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca juga: 2 Pria Pengedar Narkoba di Kotim Diringkus, Sempat Buang Sabu Saat Disambangi Petugas

Baca juga: Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Ditangkap PPA Satreskrim Polresta Palangkaraya

Baca juga: Stok BBM Kalteng Aman, Sebagian Subsidi BBM Akan Dialihkan ke BLT Untuk Masyarakat

Terungkapnya, pencabulan bocah SD kelas V ini terungkap saat pelaku mengungkapkan kepada kerabat ibu korban bahwa korban sudah tidak perawan.

"Saya ingin pelaku ditangkap," ujar ibu korban dihubungi reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat (2/9/2022).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, orangtua korban geram usai mendengar ucapan pelaku kepada kerabat korban, kalau anak pelapor sudah tak perawan.

Ibu korban emosi dan mengadukan pengakuan pelaku ke polisi pada 29 Agustus 2022 lalu.

"Malam Senin, saya membuat laporan polisi di Mapolres Banjar karena tidak menerima pengakuan pelaku menggauli anak saya," katanya.

Ibu korban mengaku untuk saat ini tidak mengizinkan anaknya yang masih duduk di bangku kelas V untuk berangkat ke sekolah.

Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Hal itu diungkap Kasatreskrim Polres Banjar, AKP Fransiskus Manaan saat dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id.

"Iya kami sedang melakukan penyelidikan atas laporan polisi yang dibuat ibu korban," katanya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Geger Pencabulan Bocah 11 Tahun di Martapura, Ibu Korban Laporkan Pelaku ke Polisi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved