Berita Kotim

Perampokan di Baamang Sampit, Wanita Penghuni Kontrakan Disekap & Dicekik, Barang Dibawa Kabur

Perampokan di Baamang Sampit, aksi perampokan disertai tindak kekerasan menimpa seorang penghuni kontrakan di Baamang Sampit, Minggu (11/9/2022).

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Polres Kotim untuk Tribunkalteng.com
Perampokan di Baamang Sampi. Korban bernama Yatina Rahman, seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban perampokan, Minggu (11/9/2022) sore. Ibu rumah tangga ini bersama suami melaporkan kejadian perampokan yang dialami ke Polres Kotim, setelah rumahya disatroni pencurian dengan kekerasan yang dialaminya. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT -Perampokan di Baamang Sampit, Aksi perampokan disertai tindak kekerasan menimpa seorang penghuni kontrakan di Baamang Sampit, Minggu (11/9/2022).

Ini dialami seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bernama Ayatina Rahman berusia 37 tahun.

Pada Minggu (11/9/2022), seorang pelaku menyelinap ke dalam kontrakannya dan sempat menyekap serta mencekik dirinya, sebelum akhirnya perampok itu melarikan diri bersama sejumlah harta benda yang dicuri.

Korban bersama sang suami melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat, Selasa (13/9/2022).

Suami korban yang mewakili istrinya menjelaskan kronologi kejadian aksi perampokan tersebut.

Baca juga: Sumur Tercemar Akibat Banjir di Kotim, Warga Desa Kabuau Parenggean Kesulitan Dapatkan Air Bersih

Baca juga: Banjir di Kotim, Wabup Irawati Sebut Tanggap Darurat Banjir Berlaku Selama 15 Hari Kedepan

Baca juga: Pencurian di Palangkaraya, Ruko Penjual Perabotan & Studio Foto Dibobol Maling Masih Diselidiki

Kejadian tersebut sekitar pukul 16:30 WIB, hari Minggu. Saat itu istrinya baru pulang ke kontrakan di Jalan Sukabumi, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, setelah mengantar dirinya ke rumah orang tua.

“Pas sampai ke kontrakan, istri saya melihat seperti ada orang yang masuk lewat kamar belakang,” lanjutnya.

Melihat itu, korban bermaksud untuk mengecek dan memastikan ada orang lain selain dirinya di dalam rumah. Namun, tiba-tiba korban langsung disekap dan dicekik hingga hampir meregang nyawa.

Kala itu korban berusaha sekuat tenaga melakukan perlawanan hingga akhirnya perampok itu melepaskan dirinya dan kabur.

Sebelum kabur, pelaku sempat mengambil telepon genggam, uang tunai, dan sepeda motor beserta surat menyuratnya.

“Saya sendiri baru tau kejadian itu sekitar pukul 17:00 WIB. Tetangga kami menelpon  dan mengabarkan bahwa kontrakan kami disatroni perampok dan istri saya sempat dianiaya,” jelasnya.

Mendapati informasi tersebut, Sandi pun segera pulang untuk menemui dan menenangkan istrinya yang masih syok.

Perkara ini telah dilaporkan ke pihak Polres Kotim guna penyelidikan lebih lanjut.

Dengan harapan pelaku yang belum diketahui identitasnya itu bisa segera ditangkap dan barang-barang curian dapat dikembalikan sebelum dijual ke penadah. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved