Berita Palangkaraya

Penemuan Jenazah di Palangkaraya, Sering ke Masjid Muhammad Tahir Punya Riwayat Sakit Jantung

Penemuan Jenazah di Palangkaraya, Almarhum Muhammad Tahir (70) sering ke masjid, dia memiliki riwayat sakit sesak nafas dan penyakit jantung.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Penemuan Jenazah di Palangkaraya,  pria bernama Muhammad Tahir ditemukan meninggal dalam kamar mandi Masjid Jami Syuhada, Jalan Mangku Raya, Kereng Bangkirai, Sebangau, Kota Palangkaraya. Jenazah saat dievakuasi oleh Tim ERP dan petugas Polsek Sebangau, Jumat (26/8/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Penemuan Jenazah di Palangkaraya, sempat menghilang selama 3 hari Muhammad Tahir (70) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi, Jumat (26/8/2022) pagi.

Tepatnya di Masjid Jami Syuhada, Jalan Mangku Raya, Kereng Bangkirai, Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Hal tersebut dibenarkan oleh Istri Korban, Fatmawati (54).

“Jadi Selasa (23/8/2022) pagi, saya pamit hendak ke rumah bekerja dan pulang sore harinya,” terangnya pada Tribunkalteng.com.

Sepulangnya di rumah, ia pun menanyakan keberadaan suami pada anaknya.

Baca juga: Penemuan Jenazah di Palangkaraya, Tercium Bau Busuk Dalam Kamar Mandi Masjid Jami Syuhada

Baca juga: Penemuan Jenazah di Palangkaraya, Penyebab Kematian Tamu Hotel Masih Misterius, Tidak Serahkan KTP

Baca juga: Polres Kotim Bentuk Tim Gabungan Selidiki Kasus Penemuan Jenazah Nelayan di Sungai Mentaya

“Saat saya tanya ke anak saya, mereka juga tidak tahu kemana perginya almarhum. Saya pikir ia pergi ke rumah saudara dan akan pulang pada malam harinya,” ujar Fatmawati.

Fatmawati pun menginap di rumah salah satu anaknya yang berada di Jalan RTA Milono.

Esok harinya ternyata Tahir belum juga pulang, namun Fatmawati tidak curiga dan masih mengira suaminya berada di rumah saudaranya.

Ia pun menginap kembali pada Kamis (25/8/2022) malam di rumah anaknya.

Kemudian ia pun dihubungi oleh cucunya yang mendapat kabar bahwa Tahir ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamar mandi.

“Saya tanya kamar mandi mana, kemudian cucu saya berkata di kamar mandi Masjid,” jelas Fatmawati.

Diketahui dari istri korban, Tahir memang sering pergi ke masjid Jami Syuhada.

“Jadi almarhum suami saya memang ada penyakit bawaan yakni sesak nafas dan jantung,” ungkap sang istri.

Kemudian warga pun menghubungi pihak kepolisian untuk dilakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara.

Keluarga korban meminta jenazah tidak dilakukan visum et repertum.

Saat ini jenazah pun telah disembahyangkan di Masjid Jami Syuhada dan akan dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) di dekat rumah korban. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved