Berita Palangkaraya

Pemilihan Calon Rektor UPR, 13 Orang Ikuti Tahap Kampanye dan Penyampaian Visi Misi

Pemilihan Calon Rektor Universitas Palangkaraya (UPR) Periode 2022-2026 terus berlanjut dengan melakukan kampanye penyampaian visi dan misi.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Para bakal calon Rektor Universitas Palangkaraya (UPR) saat melakukan kampanye penyampaian visi dan misi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemilihan calon Rektor Universitas Palangkaraya (UPR) Periode 2022-2026 terus berlanjut dengan melakukan kampanye penyampaian visi dan misi.

Kini para calon rektor baru sudah memasuki fase kampanye dan penyampaian visi misi.

Kampanye tersebut disampaikan ke seluruh fakultas yang ada di UPR.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR, Joni Bungai mengatakan para calon kini masuk ke tahap kampanye ke seluruh fakultas.

“Kampanye rencananya akan dilaksanakan mulai tanggal 14 Juli 2022 hingga 3 Agustus 2022,” terangnya pada Tribunkalteng.com, Senin (25/7/2022).

Meski sempat tertunda, saat ini  Pilrek UPR kembali dilanjutkan oleh pihak panitia penyelenggaranya.

Baca juga: Tak Perlu Perpanjangan Masa Pendaftaran, Calon Rektor UPR Lebih dari 3 Orang, Langsung Verifikasi

Baca juga: Diduga Sarat Kepentingan Tertentu, Rektor UPR Elia Embang Bantah Ada Intrik Politik KKN Kebangsaan

Baca juga: Mendikbud Minta Pemilihan Rektor UPR Ditunda, Andrie Elia Bantah Rangkap Jabatan

Selain itu, sebelumnya panitia sudah melaksanakan agenda rapat senat.

“Agenda rapat senat ini terkait pencabutan nomor urut ke-13 calon rektor Universitas Palangkaraya periode 2022-2026 mendatang,” ungkap Joni.

Sesuai jadwal baru, kini para calon rektor tengah melakukan kampanye ke tiap-tiap fakultas.

Adapun syarat kampanye yang harus diikuti ke-13 calon rektor baru tersebut.

Nantinya para calon rektor akan diberi kesempatan menyampaikan visi misinya di depan audien.

“Tiap calon rektor akan diberi waktu selama 10 menit untuk berkampanye dan menyampaikan visi misi,” terang Ketua Panitia Pilrek UPR.

Ia menambahkan, setelah 10 menit selesai, masuk ke sesi tanya jawab antar peserta dan calon rektor baru.

Artinya jika masing-masing calon mendapatkan jatah 10 menit dan harus memaksimalkan waktu yang telah diberikan.

Sehingga jika ditotalkan, durasi kampanye seluruh calon dalam menyampaikan visi misi adalah 130 menit.

“Setelah itu baru peserta diberikan kesempatan untuk bertanya kepada calon rektor, kemudian calon rektor akan menjawab pertanyaan terkait visi-misinya,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved