Cek Air Pipis Anak, Bila Seperti Ini Waspada Hepatitis Akut Misterius, Begini Cara Pencegahannya

Cek warna air pipis anak Anda, bila seperti air teh, waspadai gejala-gejala lain yang menjadi tanda terserang Hepatitis Akut Misterius

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa via Tribunnews/Metro.co.uk
Ilustrasi seorang anak terkena penyakit hepatitis akut misterius yang sedang menyerang anak-anak di penjuru dunia. Berikut perbedaannya dengan hepatitis biasa. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Bagi para orangtua, sempatkan waktu untuk mengecek air pipis anak Anda yang masih berusia 16 tahun ke bawah sebagai antisipasi terserang Hepatitis Akut Misterius yang saat menyerang banyak anak di dunia.

Cek warna air pipis anak Anda, bila seperti air teh, waspadai gejala-gejala lain yang menjadi tanda terserang Hepatitis Akut Misterius.

Kasus hepatitis sudah banyak terjadi di Indonesia, namun kini ada hepatitis akut misterius yang penyebabnya belum diketahui.

Apa perbedaan hepatitis biasa dengan Hepatitis Akut Misterius, cek artikel ini.

Baca juga: Ini Harus Dilakukan kepada Anak-anak untuk Menangkal Hepatitis Akut Misterius, Diduga Terkait Covid

Baca juga: Cek Kondisi Anak Anda, Kenali Gejala Penyakit Hepatitis Akut Misterius, 3 Bocah Sudah Jadi Korban

Akselerator Pencapaian Pencegahan Penularan Hepatitis B pada anak, Prof Dr dr Hanifah Oswari Sp A (K) mengatakan ada beberapa perbedaan Hepatitis Akut Misterius dengan hepatitis biasa.

Pertama, belum diketahui penyebabnya.

Kedua, karena statusnya yang akut atau berat.

Menurutnya yang datang saat ini tidak seberat yang ditemukan biasanya. 

Dan sekarang, Hepatitis akut datang dalam waktu bersamaan dan cepat.

Lalu, umumnya penyebab disebabkan karena virus Hepatitis A,B,C,D,E tetapi pada kali ini bukan. 

Selain itu, Hepatitis Akut Misterius ini  menyerang anak-anak di bawah usia 16 tahun, sebagian besar di bawah usia 10 tahun

"Nah dari apa yang sudah kita ketahui Hepatitis Akut ini belum diketahui penyebabnya. Namun kita melihat dari laporan yang sudah ada, gejala dimulai dari saluran pencernaan," paparnya pada konferensi pers virtual, Kamis (5/5/2022).

Biasanya dimulai dari diare, mual, muntah, sakit perut yang kadang kadang disertai dengan demam ringan.

Kemudian berlanjut ke gejala Hepatitis.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved