Cek Kondisi Anak Anda, Kenali Gejala Penyakit Hepatitis Akut Misterius, 3 Bocah Sudah Jadi Korban

Bahkan, di Jakarta, sebanyak 3 anak-anak meninggal diduga karena terserang penyakit hepatitis akut misterius tersebut

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa via Tribunnews/Metro.co.uk
Ilustrasi seorang anak terkena penyakit hepatitis akut misterius yang sedang menyerang anak-anak di penjuru dunia. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Orangtua dan tenaga kesehatan diserukan waspada dan mengenali gejala penyakit hepatitis akut misterius yang sedang menyerang anak-anak di banyak negara termasuk Indonesia.

Bahkan, di Jakarta, sebanyak 3 anak-anak meninggal diduga karena terserang penyakit hepatitis akut misterius tersebut.

Penyakit hepatitis akut misterius ini belum diketahui penyebabnya, sehingga dimasukkan dalam kreteria misteri.

Mendasarkan pada Surat Edaran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau agar masyarakat berhati-hati.

Bahkan, Ketua Pengurus Besar IDI, Adib Khumaidi berharap tidak hanya masyarakat yang mewaspadai adanya hepatitis akut tetapi juga seluruh tenaga kesehatan.

Baca juga: Penyakit Kirana Terungkap, Andika Kangen Band Curhat Seusai Pisah Lama dengan Putrinya

Baca juga: Sholawat Ramadhan 2022, Amalan Sholawat Tibbil Qulub Lengkap Arab dan Latin, Obat Segala Penyakit

Baca juga: Resep Mengobati Penyakit Asam Lambung dari dr Zaidul Akbar yang Terbuat dari Bahan-bahan Herbal

Terlebih, kata Adib, saat ini masih dalam masa mudik Lebaran.

“Agar seluruh organisasi profesi medis di bawah IDI, seluruh dokter dan tenaga kesehatan yang bertugas di berbagai jenis fasilitas kesehatan tingkat pertama yakni puskesmas, posyandu, klinik praktik mandiri, serta dokter praktik perorangan juga mewaspadai setiap gejala hepatitis akut pada anak dan dewasa,” kata Adib seperti dikutip Tribunnews dari Kompas TV, Rabu (4/5/2022).

Meski belum diketahui penyebabnya, Adib Khumaidi menjelaskan gejala-gejala yang dialami penderita antara lain perubahan warna urine menjadi gelap dan/atau feses berwarna pucat, kuning, gatal, nyeri sendi, atau pegal-pegal.

Selain itu, ujarnya, ada pula gejala demam tinggi, muntah, mual, nyeri perut, lesu dan atau hilang nafsu makan, kejang, diare, dan ditandai dengan Serum Aspartate tansaminase (AST) / SGOT atau Alanine transaminase (ALT) / SGPT lebih dari 500 U/L.

“Saat ini, hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya ini telah secara resmi dipublikasikan sebagai kejadian luar biasa (KLB) oleh Badan Kesehatan Dunia WHO,” katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved