Berita Kobar

Penuntutan Perkara KDRT Kobar Dengan Tersangka RAP Dihentikan, Atas Dasar Keadilan Restoratif

Pihak kejaksaan negeri Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, melakukan Penghentian Penuntutan kasus KDR berdasarkan Keadilan Restoratif.

Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kalteng, Dodik Mahendra, SH,MH. 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALANBUN- Pihak kejaksaan negeri Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, melakukan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Penghentian penuntutan pada perkara tindak pidana yang ada di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat atas nama Tersangka RAP.

Pelaku disangkakan melanggar Pasal 44 Ayat (1) subs Pasal 44 Ayat (4) UU RI Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Penghentian penuntutan perkara KDRT dengan tersangka RAP tersebut setelah dilakukan Ekspose perkara secara virtual yang dihadiri Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda (Oharda) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Agnes Triyanti, SH., MH.

Baca juga: Dua Sepeda Motor Adu Kuat di Jalan Kinibalu Palangkaraya, 3 Korban Kritis 1 Meninggal Dunia

Baca juga: 90 Persen ASN Pemko Palangkaraya Sudah Terima THR, Total Digelontorkan Rp 26 Miliar

Baca juga: Satresnarkoba Polresta Palangkaraya Tangkap Pemuda Miliki 2 Paket Sabu di Jalan Riau

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Iman Wijaya, S.H., M.Hum, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Dr. Siswanto, SH., MH., Aspidum dan Kajari Kotawaringin Barat beserta Jajaran.

Ini menyikapi, persetujuan Permohonan restoratif justice oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum melalui Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda (Oharda) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Agnes Triyanti, SH., MH pada, Hari Selasa, Tanggal 26 April 2022.

Terkait hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kalteng, Dodik Mahendra, SH, MH membenarkannya.

Dia mengungkapkan, kronologis tindak pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga yang dilakukan Tersangka RAP.

Dijelaskan, kasus tersebut, Minggu tanggal 02 Januari 2022 sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Matnoor Gang. Mulia Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah.

Saksi JA selaku istri tersangka merasakan kejanggalan terhadap tersangka mengenai keuangan, atas hal tersebut saksi JA menghubungi saksi LF yang merupakan teman tersangka dan menanyakan apakah tersangka mempunyai hutang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved