Berita Palangkaraya

Kombes Pol Nono Wardoyo : Tersangka SH Bandar Narkoba Kalteng dan Melakukan Pencucian Uang

Tersangka berinisial SH merupakan bandar dan pengedar narkotika jenis sabu , dia juga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba), Kombes Pol Nono Wardoyo membenarkan adanya kasus pencucian uang oleh salah satu tersangka pengedar sabu, Rabu (16/3/2022) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Ditresnarkoba Polda Kalteng), laksanakan pers rilis pemusnahan barang bukti narkoba.

Pemusnahan berlokasi di Polda Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Palangka, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Selain pemusnahan, Ditresnarkoba juga mengungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Drs Nanang Avianto melalui Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba), Kombes Pol Nono Wardoyo membenarkan adanya kasus pencucian uang oleh salah satu tersangka.

“Tersangka berinisial SH merupakan bandar dan pengedar narkotika jenis, serta melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU),” ujarnya, Rabu (16/3/2022).

Baca juga: NEWS VIDEO, Polda Kalteng Musnahkan Hampir 2 Kilogram Sabu Milik 59 Tersangka

Baca juga: Polda Kalteng Ungkap 46 Kasus Narkotika 59 Tersangka, 1.958 Gram Sabu dan 42 Ekstasi Dimusnahkan

Baca juga: Dituntut 6 Tahun Penjara, Pengedar Sabu Asal Kualakapuas Memohon Keringanan ke Majelis Hakim

Nono mengatakan, kasus merupakan hasil dari penyelidikan mendalam dan pengembangan.

“Atas penyelidikan dan pengembangan tersebut, sehingga kami dapat menetapkan tersangka selain merupakan pengedar namun juga pelaku pencucian uang,” ungkap Dirresnarkoba Polda Kalteng.

Tersangka SH diketahui merupakan pengedar sabu di wilayah Katingan, saat dilakukan penyelidikan.

“Pelaku sudah memperjual belikan narkoba di wilayah tersebut selama 1 tahun, SH yang meraup keuntungan dari barang haram tersebut pun membelikan uang hasil jual narkoba dengan mobil,” terang Kombes Pol Nono.

Petugas pun mengamankan kendaraan 1 unit mobil bewarna silver.

“Selain mobil, petugas mengamankan 1 buah BPKB dan STNK, serta kartu ATM dan buku tabungan. Bahkan petugas juga mengamankan 1 buah surat jual beli 1 unit mobil dengan nopol KH 1124 FG dan uang sebesar Rp 63 Juta dari tersangka SH,” jelasnya.

Total aset yang disita oleh petugas Ditresnarkoba Polda Kalteng, dari tersangka sebesar Rp 200 Juta.

Saat ini Dirresnarkoba Polda Kalteng masih melakukan penyidikan terhadap pelaku.

Masih terdapat kecurigaan adanya barang yang SH beli menggunakan hasil uang penjualan narkoba.

“Kami masih melakukan pengembangan dan pendalaman kasus, apakah masih ada barang bukti lain atau yang dilarikan dari hasil penjualan narkoba oleh tersangka,” tutup Kombes Pol Nono Wardoyo. (*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved