Berita Kotawaringin Timur

Hasil Pengembangan Kasus Narkoba di Pelataran Kotim, Polisi Kembali Ringkus Pengedar Sabu

Hasil pengembangan tersangka pria Desa Pelataran, Kotim polisi kembali meringkus pengedar sabu berinisial S warga Jalan Tjilik Riwut Km 16 Kotim

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Polsek Cempaga Hulu untuk Tribunkalteng.com
Pelaku pengedar sabu di Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Hasil pengembangan penangkapan tersangka berinisial A yang diciduk membawa narkotika jenis sabu di Desa Pelataran, Kecamatan Cempaga Hulu Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) menambah lagi deretan tersangka baru.

Tak sampai sehari, Satuan Unit Reskrim Polsek Cempaga Hulu berhasil meringkus tersangka berinisial S.

Pengungkapan perkara Tindak Pidana Narkotika itu berada di Jalan Tjilik Riwut Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, Kalteng.

Bermula dari keterangan tersangka sebelumnya berinisial A kepada petugas, tersangka menceritakan membeli barang haram sabu dari S.

Kemudian Polsek Cempaga Berkoordinasi dengan Polsek Cempaga Hulu untuk bersama-sama melakukan pengembangan dengan berhasil mengamankan yang diduga pengedar sabu.

Baca juga: Hendak Edarkan Sabu, Seorang Pria Warga Ketapang Sampit Dibekuk Satresnarkoba Polres Kotim

Baca juga: Narkoba di Kalteng, Dicurigai Mencuri Minyak Pemuda Desa Pelataran Malah Terciduk Bawa Sabu

"Pelaku saat diamankan menyembunyikan barang bukti 1 bungkus plastik dengan berat kotor 4,64 gram yang di sembunyikan di dalam saku celana," jelas Iptu Bambang Priyanto, Kapolsek Cempaga, Jumat (11/3/2022).

Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan barang bukti 1 buah handphone merek Vivo warna hitam dan uang hasil penjualan sabu sebesar Rp 600 ribu.

Sementara itu tersangka merupakan pria kelahiran Purworejo, bekerja sebagai Wiraswasta. Yang sekarang tinggal di Jalan Tjilik Riwut Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim, Kalteng.

Baca juga: Penangkapan Pengedar Narkotika Parenggean Kotim Disaksikan Ketua RT, Polisi Sita 2,6 Gram Sabu

"Tersangka terancam dijerat Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika," tegas Iptu Bambang Priyanto.

Dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta  dan paling banyak Rp 8 miliar. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved