Berita Sampit

Tim BKSDA Pos Sampit Pasang Perangkap, Seekor Beruang Merusak Pondok Warga

BKSAD Pos Sampit membuat perangkap untuk menangkap beruang yang merusak pondok warga Karya Bersama Kecamatan Baamang, Kotim karena sudah 4 kali

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
BKSDA Pos Sampit untuk Tribunkalteng.com
Personel BKSDA Pos Sampit sedang melakukan pergantian umpan di perangkap untuk mengamankan beruang yang membongkar pondok milik warga, Selasa (25/1/2022) 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit, mendapatkan laporan dari warga tentang pembongkaran pondok yang diduga kuat dilakukan beruang.

Hal itu diungkapkan oleh Komandan BKSDA Pos Sampit Muriansyah, kepada Tribunkalteng.com, Selasa (25/1/2022).

"Beberapa hari yang lalu kami mendapatkan laporan dari warga tentang pembongkaran pondok yang diduga kuat dilakukan oleh binatang liar yaitu beruang," ujarnya.

Adapun lokasi yang menjadi tempat kejadian tersebut adalah di Jalan Lingkar Utara masuk ke Jalan Karya Bersama Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Ini merupakan kejadian yang ke empat kalinya, dan Pos Sampit Sudah melakukan observasi terkait hal itu," tambahnya.

Baca juga: BKSDA Imbau Tidak Ada Kekerasan ke Buaya Sebangau Kuala, Keluarga Korban Siapkan Tolak Bala

Baca juga: Beruang Madu Liar Tiga Kali Nyasar ke Permukiman Warga di Jalan Setiaji Lingkar Luar Sampit

Dirinya juga membeberkan, sudah melakukan pemasangan satu unit perangkap yang menggunakan umpan.

"Pemasangan perangkap dibantu dua orang anggota Manggala Agni Pos Sampit, menggunakan umpan sebanyak 5 buah durian," beber Muriansyah.

Namun, hingga buah durian tersebut membusuk beruang tersebut belum masuk dalam perangkap yang dipasang oleh tim BKSDA Pos Sampit.

Muriansyah mengungkapkan, pihaknya juga sudah mengganti umpan yang membusuk itu dengan umpan yang baru.

Baca juga: BKSDA Kalteng: Membuang Bangkai Binatang ke Sungai Mengundang Buaya Masuk Permukiman

Umpan yang baru di pasang di perangkap adalah 1 buah nanas digantung, 1 dicincang atau dihambur di pintu masuk.

"Ada juga gula putih yang dihamburkan dalam perangkap dan ada juga yang di gantung di perangkap," ucapnya.

Hingga saat ini tim BKSDA Pos Sampit masih berusaha untuk mengamankan beruang yang sering membongkar pondok milik warga tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved