Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kabar Penghapusan Dua Jenis BBM Ini Jadi Pembicaraan Ojol Palangkaraya, Ini Penjelasan Pertamina

Kabar tentang wacana penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Premiun Kamis (13/1/2022) menjadi pembicaraan warga Palangkaraya.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Salah satu SPBU di Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kabar tentang wacana penghapusan  Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Premiun Kamis (13/1/2022) menjadi pembicaraan warga Palangkaraya.

Kabar tersebut kembali mencuat ke publik pada awal tahun 2022 ini sehingga membuat sebagian warga Palangkaraya menjadi gelisah terutama ojek online.

Hal ini membuat banyak kebingungan banyak kalangan terutama kalangan masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.

Salah satu pengendara sepeda motor Rahmadi mengatakan ia belum tahu kapan realisasi tersebut namun dia merasa keberatan jika pertalite dan premium tersebut benar-benar dihapus.

Baca juga: Minyak Goreng Naik, Penjual Gorengan Palangkaraya Tidak Naikkan Harga Takut Sepi Pembeli

Baca juga: Pasca Nataru di Palangkaraya Nihil Kasus, 9 Januari 2022 Satu Kasus Baru Terkonfirmasi Covid-19

Baca juga: Pemko Palangkaraya Diminta Optimalkan Pendapatan Asli Daerah Untuk Kegiatan Pembangunan

“Ya pasti biaya perhari jadi semakin berat. Sudah sembako naik terus, sekarang akan dihapus juga BBM bersubsid,” ujar Rahmadi.

Selain itu, pengemudi ojek online (ojol), Alvin Manuel pun mengatakan hal yang sama seperti Rahmadi.

“Pasti berpengaruh pada pendapatan saya perharinya. Kalau BBM subsidi dihapus, kami pasti mengisi pertamax,” ujarnya.

Alvin juga menambahkan, pertamax mahal, biasa kami mengisi Rp10 Ribu dapat 1 liter lebih banyak.

Jika pertamax, pengemudi mengisi Rp10 Ribu hanya dapat 1 liter lebih sedikit. Kecemasan para pengguna kendaraan pun tak bisa terhindarkan karena kabar tersebut makin santer terdengar.

Sementara itu,  Pejabat Sementara (Pjs) Area Manager VI Pertamina Kalimantan Tengah, Ispiani menyatakan dia belum menerima perintah adanya penghapusan BBM jenis pertalite dan premium tersebut sehingga warga diminta tenang.

“Belum ada perintah dari pusat, penyaluran masih berjalan normal dan seperti biasa. Tapi jika ada informasi mengenai kenaikan atau penghapusan, pasti akan diberitahu pada kami juga,” jelas Ispiani. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved