Breaking News:

Berita Kotim

187 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Dalam Kebakaran Pasar Pundu Cempaga Hulu Kotim

Kebakaran Pasar Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga Selasa (3/1/2022) masih dalam penanganan pertugas.

Editor: Fathurahman
tangkapan layar
Kebakaran di Pasar Pundu Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Senin (3/1/2022) puluhan bangunan tinggal puing. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Kebakaran di Pasar Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah yang terjadi,  Senin (3/1/2022) masih dalam penanganan petugas.

Rencananya, Selasa (4/1/2022) hari ini, pemerintah kecamatan dan unsur pimpinan kecamatan serta lambaga lainnya akan melakukan rapat membahas penanganan korban kebakaran.

Berdasarkan data Ketua Rukun tetangga (RT)  2 Desa Pasar Pundu, Safrudin, mengungkapkan, akibat kebakaran Pasar Pundu tersebut sebanyak 187 orang warganya kehilangan tempat tinggal dan tempat usaha.

Dari data yang diterima Tribunkalteng.com, Selasa (4/1/2022) tercatat, jumlah korban yang kehilangan rumah atau bangunan tokonya terbakar mencapai 187 orang atau 66 kepala keluarga.

Baca juga: Orang Tua Murid di Palangkaraya Senang Proses Belajar Mengajar Kembali di Sekolah

Baca juga: NEWS VIDEO, Puluhan Bangunan Rumah dan Kios Pasar Pundu Kotim Terbakar

Baca juga: Seorang Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pundu Meninggal Dunia Diduga Kena Serangan Jantung

Sedangkan bangunan yang terbakar setelah dilakukan pendataan ulang jumlahnya mencapai 13 unit rumah dan 53 rumah toko atau Ruko.

Infomasi warga setempat, korban yang rumahnya terbakar sebagian memilih tinggal sementara  ditempat keluarganya sembari menunggu kebijakan dari pemerintah setempat untuk nasib korban kebakaran.

Udin salah satu korban kebakaran mengharapkan adanya bantuan untuk para korban kebakaran agar mereka bisa kembali membangun rumah atau bangunan yang terbakar.

"Kami berharap ada bantuan untuk kami tinggal sementara jika memungkinkan juga bantuan untuk membangun kembali rumah kami yang terbakar," ujarnya.

Sementara itu, informasi terhimpun menyebutkan puluhan bangunan yang terbakar di Pasar Desa Pundu tersebut merupakan bangunan  milik pribadi atau pasar milik perorangan   bukan pasar milik pemerintah.

Pasar yang dibangun pemerintah memang ada, lokasinya berada dibagian sebelah bangunan pasar yang terbakar  sehingga selamat dari kebakaran.

Keterangan Camat Cempaga Hulu, Ubaidillah kepada Tribunkalteng.com, Selasa (4/1/2022) mengungkapkan, pihak kecamatan setempat dan instansi lainnya hari ini akan melakukan pertemuan untuk membahas penanganan korban kebakaran Pasar Desa Pundu tersebut.

"Hari ini pihak kecamatan akan melakukan rapat bersama instansi lainnya untuk membahas tindaklanjut paska kejadian kebakaran Pasar Pundu," ujarnya.

Camat mengatakan, dia telah mendapatkan data jumlah bangunan dan kepala keluarga juga data  jiwa korban kebakaran dari Ketua RT setempat, sehingga dari data tersebut akan diusahakan korban mendapat bantuan tanggap bencana. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved