Breaking News:

Berita Kotim

NEWS VIDEO, Puluhan Bangunan Rumah dan Kios Pasar Pundu Kotim Terbakar

Diperkirakan puluhan rumah dan kios terbuat dari bahan kayu di lokasi Pasar Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur terbakar.

Editor: Fathurahman

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT -Diperkirakan puluhan rumah dan bangunan kios yang rata-rata terbuat dari bahan kayu di lokasi Pasar Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah terbakar, Senin (3/1/2022) sekutar pukul 14.00 WIB.

Belum diketahui persis penyebab kebakaran tersebut, namun informasi yang dihimpun menyebutkan cukup banyak bangunan yang terbakar.

Kebakaran tersebut menyebabkan wraga dan pedagang yang sedang melakukan transaksi di pasar menjadi gaduh dan berhamburan menyelamatkan diri.

Teriakan kebakaran membuat warga setempat yang tinggal di rumah sekaligus toko berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Baca juga: Kebakaran di Kotim, Puluhan Rumah dan Kios di Kawasan Pasar Pundu Cempaga Jadi Arang

Baca juga: Usai Libur Nataru, Pembelajaran di SDN 4 Menteng Palangkaraya Belum Efektif

Baca juga: Siswa SMKN-1 Palangkaraya Banyak Tidak Hadir Tanpa Keterangan Saat Pelaksanaan PTM

banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan barang dagangannnya karena api secara tiba membesar dan membakar puluhan kios dan rumah warga.

Camat Cempaga Hulu Ubaidillah saat dihubungi melalui Tribunkalteng.com via telepon selularnya, membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

"Ya benar, memang ada kejadian kebakaran di Pasar Pundu siang menjelang sore tadi, saya belum bisa memastikan berapa jumlah bangunan yang terbakar yang pasti banyak," ujarnya.

Ubaidillah mengungkapkan, bangunan yang terbakar kebanyakan merupakan bangunan semi permanen dan banyak juga yang terbuat dari bahan kayu.

Dia mengungkapkan saat ini masih melakukan pendataan terhadap jumlah bangunan yang terbakartersebut.

Pihaknya juga belum bisa memastikan jumlah bangunan yang terbakar karena masih dilakukan pendataan.

"Saya memperkirakan bisa mencapai ratusan bangunan yang terbakar, tapi nanti dulu angka pastinya masih kami lakukan pendataan," terangnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved