Berita Kaltim
Kebakaran di Kaltim, Dua Rumah Hangus Dilalap Api di Desa Loa Pari Tenggarong Seberang
Kebakaran di Kaltim. ebakaran terjadi di RT 002 Desa Loa Pari Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pagi
TRIBUNKALTENG.COM, TENGGARONG – Kebakaran di Kaltim hampir terjadi setiap harinya, bahkan kurang berselang dari 24 jam terjadi disejumlah wilayah Kaltim.
Kali ini Kebakaran di Kaltim terjadi di RT 002 Desa Loa Pari Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pagi tadi, Selasa (28/12/2021).
Dari insiden tersebut, sebanyak dua rumah warga hangus terbakar yakni milik Mastuti dan Masitah.
"Kejadiannya pagi tadi, sekitar jam setengah tujuh tadi," ujar Kepala Desa Loa Pari, I Ketut Sudiyatmika saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co (Tribun Network).
Lanjut dia, dari dua rumah itu terdapat sekitar lima kepala keluarga (KK) dengan total 19 jiwa yang ada di dua rumah itu.
"Proses pemadaman tadi selesai sekitar pukul 08.30 WITA," katanya.
Baca juga: Satu Keluarga Penumpang Perahu Ces Tenggelam di Perairan Tenggarong Kutai Kertanegara, Dua Hilang
Baca juga: Bawa Kabur Sepeda Motor dari Bengkel di Tabalong, Pria asal Tenggarong Dibekuk Tim Gabungan
Ia menerangkan, sumber api berasal dari rumah ditingkat dua bagian dapur rumah milik Mastuti, namun dirinya belum bisa diperkirakan penyebabnya.
"Saat ini sedang diselidiki penyebab kebakaran dari Tim Inafis Polres Kukar," ungkapnya.
Kebakaran Dealer Mobil di Samarinda
Sebelumnya kebakaran di Kaltim juga terjadi di Sempaja membara. Tepatnya di gedung dealer mobil Mistsubishi yang berada di Jalan Wahid Hasyim I, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Senin (27/12/2021) Pukul 03.15 WITA dini hari tadi.
Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda Heri Suhendra menerangkan, api awalnya berasal dari lantai tiga gedung, yakni ruang administrasi.
"Jadi ruang administrasi habis terbakar. Juga ada 1 unit mobil yang rusak berat," terang Heri Suhendra.
Proses pemadaman api sendiri diakuinya cukup alot. Hal ini disebabkan karena titik api yang sulit dijangkau.
"Karena bangunanya rawan runtuh. Kan dari kaca? Jadi sisi lain kita harus berhati-hati, tapi harus cepat juga," ucapnya.
Baca juga: Sepuluh Bulan Gaji Belum Dibayar Ratusan Guru PAUD Swasta Panajam Paser Utara Kaltim Demo
Tidak hanya itu, sambungnya, sumber air di lokasi kejadian juga sangat minim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Kebakaran-di-Tenggarong-Kaltim.jpg)