Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Palangkaraya, Dinsos Kota Suplai 30.585 Kg Beras Cadangan untuk Posko Dapur Umum

Banjir Palangkaraya, Dinsos Palangkaraya menyuplai 30.585 kilogram beras cadangan pemerintah untuk Dapur Umum di tempat pengungsi akibat dampak banjir

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
Dinsos Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com
Banjir Palangkaraya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangkaraya Nyta Bianyta Rezza, memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Selama banjir palangkaraya yang terjadi sampai saat ini, walaupun sudah berangsur surut.

Dinas Sosial (Dinsos) Palangkaraya sudah menyuplai 30.585 kilogram beras cadangan pemerintah untuk Dapur Umum.

Hal itu diungkap Kepala Dinsos Kota Palangkaraya Nyta Bianyta Rezza, saat rakor kesiapsiagaan bencana banjir palangkaraya, Rabu (24/11/2021).

"Jumlah bantuan yang sudah di keluarkan oleh Dinsos sebanyak 55 paket untuk mensuplai Dapur Umum dan sekitar 30.585 Kg beras cadangan pemerintah," ungkapnya.

Dalam laporannya, Nyta Bianyta Rezza menjelaskan, Dinsos Kota Palangkaraya mendata jumlah total kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di Kota Palangkaraya ada sebanyak 8.851 KK.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Petani Kelurahan Kalampangan Gagal Panen Akibat Banjir Harga Sayur Naik

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Petugas Bersihkan Kawasan Pasar Kahayan dari Sampah dan Lumpur

"Dan jumlah jiwa 31.014 jiwa yang terdampak banjir di Kota Palangkaraya," ucapnya.

Selain itu, posko juga yang didirikan secara mandiri dari lurah dan camat bagi warga yang terdampak banjir.

"Ada sebanyak 32 posko mandiri yang didirikan lurah dan masyarakat serta ada 10 posko lainnya," terang mantan Kepala BKPP Kota Palangkaraya.

Sementara menurut data yang masuk di Dinsos penghuni posko banjir yang tersebar dibeberapa titik ini di huni 1.287 anak-anak, 123 bayi, 7 orang ibu hamil, dan 197 lansia.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Sebagian Kawasan Ponton Mulai Surut, Warga Bersihkan Rumah Bekas Kebanjiran

Terkait dengan hasil pengumpulan uang dan barang (PUB) rekomendasinya melalui Dinsos dan ijinya keluarkan oleh (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) PTSP.

"Khusus untuk PUB ini didapatkan dari ormas masyarakat (ormas) atau organisasi sosial (orsos) yang mempunyai izin dan berbadan hukum, baik itu mahasiswa, seizin Dinsos" tambah Nyta Bianyta Rezza.

Sedangkan untuk para masyarakat yang melakukan PUB tanpa izin sudah di fasilitasi oleh Kapolsek untuk bertemu Dinsos dan pihak Satpol PP.

"Hasil dari pertemuan itu pada intinya adalah untuk bersama-sama melakukan pengarahan dan sosialisasi terkait dengan perijinan PUB tersebut" pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved