Breaking News:

Berita Katingan

Buaya Kuning Terperangkap di Jaring Perangkap Ikan Milik Warga Katingan Kalteng

Seeekor buaya kuning terperangkap jaring penangkap ikan milik warga Katingan Kalimantan Tengah.

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Fathurahman
ist BKSDA Kalteng
Petugas BKSDA Kalteng saat melakukan evakuasi buaya jenis senyulong yang tertangkap perangkap ikan oleh warga di Kabupaten Katingan Sabtu (23/10/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, KATINGAN– Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng mendapatkan laporan tentang adanya penemuan buaya berwarna kuning dan Tim BKSDA langsung mendatangi ke lokasi, Sabtu (23/10/2021).

Lokasi penemuan buaya berada di Kabupaten Katingan  di Desa Luwuk Kiri Kecamatan Tasik Payawan Provinsi Kalimantan Tengah.

"Tim pagi tadi mendapatkan laporan dari warga di Kabupaten katingan tentang adanya buaya yang berwarna kuning tertangkap perangkap ikan (pangilar) milik warga," ujar Plt BKSDA Kalteng Nur Patria.

Baca juga: Bupati Kotim Segera Undang BKSDA Kalteng Bahas Pembangunan Taman Buaya Sungai Mentaya

Baca juga: BKSDA Kalteng Pasang 27 Plang Bahaya Serangan Buaya di 7 Kecamatan Bantaran Sungai Mentaya Kotim

Baca juga: Petugas BKSDA Kalteng Pancing Buaya Pemangsa Nenek Bahriah Pakai Dua Ekor Bebek

Sesampainya dilokasi ternyata benar buaya yang ditemukan berwarna kuning, buaya itu adalah Buaya Supit atau Sepit atau Buaya Senyulong (Tomistoma schlegelii atau dalam bahasa Inggris false gharial).

"Buaya Senyulong atau Buaya Sepit yang ditemukan berukuran kurang dari 3 meter, dan masuk dalam kategori genting (Endangered)," ujar Nur Patria.

Buaya Senyulong yang ditemukan nanti akan dilepas liarkan lagi ke alam bebas yang jauh dari pemukiman warga.

"Iya benar, buaya ini nantinya akan dilepas liarkan lagi sesuai dengan habitatnya dan sedapat mungkin yang jauh dari pemukiman," tambahnya.

Dilokasi Tim BKSDA Kalteng kesulitan untuk mengevakuasi buaya tersebut karena menjadi tontonan warga, sehingga warga disuruh sedikit menjauh dari TKP.

Untuk kasus buaya jenis senyulong populasinya lebih sedikit daripada buaya muara dan sampai sekarang BKSDA belum ada data populasi mengenai buaya jenis tersebut.

"Memang buaya jenis senyulong ini lebih sedikit daripada buaya muara kita juga belum ada data populasi mengenaibbuaya jenis senyulong ini," tutup nya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved