Breaking News:

Berita Kobar

Sudah 3 Hari Hilang, 7 Penumpang KM Putri Ayu 3 yang Tenggelam di Perairan Kumai, Belum Ditemukan

Sudah 3 Hari hilang, 7 penumpang KM Putri Ayu 3 yang tenggelam di Perairan Kumai, belum ditemukan

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Basarnas Kalteng
Tim Basarnas Kalteng mencari 7 korban tenggelamnya KM Putri Ayu 3 di Peraitan Kumai, Kobar, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALANBUN - 3 Hari hilang, 7 penumpang KM Putri Ayu 3 yang tenggelam di Perairan Kumai, belum ditemukan.

Musibah tenggelamnya KM Putri Ayu 3 terjadi Senin (!6/8/2021) dengan posisi terakhir di Laut Jawa sekitar Perairan Kumai atau 60 kilometer dari Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalanbun Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. 

Hingga Rabu (18/8/2021), 7 orang penumpang KM Putri Ayu 3 belum ditemukan.

Pencarian terhadap para korban tenggelamnya kapal kayu pencari ikan asal Muara Baru Jakarta itu dilakukan dilakukan tim gabungan Basarnas Kalteng, petugas kantor pencarian dan pertolongan Palangkaraya dan instansi lainnya di Kobar.

Baca juga: Geger Temuan Mayat Pria di Kamar Hotel Meridian Sampit, Identitas Anak Buah Kapal Asal Palembang

Baca juga: Tingkat Kunjungan Kapal dan Penumpang ke Wilayah Kalteng Alami Kenaikan

Baca juga: Penemuan Mayat di Kotim, Diduga Tenggelam di Sungai Mentaya Setelah Gagal Masuki Rumah Warga

Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan Palangkaraya M. Hariyadi, mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pencarian 7 orang korban tenggelamnya KM Putri Ayu 3.

"Hari ini tim kami dari Basarnas dan Polairud, TNI AL juga instansi lainnya melakukan pencarian 7 orang korban yang hilang. Khusus Tim Basarnas, berangkat dari Sampit menuju ke TKP naik speedboat," ujarnya.

Dikatakan dia, dalam melakukan pencarian koban, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan instansi terkait yakni syahbanda dan, Kepala Pelabuhan Perikanan untuk turut membantu apabila ada kapal-kapal ikan melintas di sekitar TKP jika melihat korban kapal tenggelam.

Kapal pencari ikan asal Jakarta tersebut membawa 13 anak buah kapal termasuk nahkoda.

Kawasan tenggelamnya kapal tersebut selama ini memang menjadi incaran nelayan asal Jakarta dan Semarang, Jateng, karena banyak terdapat ikan laut.

Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan Palangkaraya M Hariyadi mengatakan KM Putri Ayu 3 tenggelam karena hantaman ombak besar. 

"Kapal nelayan yang membawa 13 orang itu tenggelam karena dihantam ombak besar saat melakukan pencarian ikan di lokasi tersebut. Ada lima penumpang yang selamat, satu orang meninggal dunia dan tujuh lainnya hilang masih dilakukan pencarian. Mereka yang selamat dan meninggal telah di bawa ke Muara Baru Jakarta, diperkirakan hari ini sampai," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved