Doa dan Amalan
Tak Cuma Puasa Asyura, Amalan 10 Muharram Anjuran Rasulullah, Santuni dan Usap Kepala Anak Yatim
Tak hanya Puasa Asyura, ini Amalan 10 Muharram lain anjuran Rasulullah, santuni dan usap kepala anak yatim
Kedua yaitu untuk menyambung Puasa Asyura dengan puasa di hari lainnya, sebagaimana dilarang berpuasa pada hari Jum’t saja.
3. Puasa Asyura
Dilansir laman yang sama, amalan kedua yaitu Puasa Asyura.
Puasa Asyura yaitu puasa yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram.
Artinya, Puasa Asyura bisa dilakukan pada Kamis 19 Agustus 2021
Keutamaan Puasa Asyura adalah dapat menggugurkan dosa setahun yang lalu.
Dosa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, karena dosa besar hanya dapat dihapuskan dengan bertaubat.
Hal ini sesuai dengan hadis berikut:
عَنْ اَبِى قَتَادَةَ اَنَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: صَوْمَ يَوْمَ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبِلَةً وَصَوْمُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً
Artinya: Dari Abu Qatadah ra. bahwa rasulullah saw bersabda: "Puasa pada hari arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang berlalu dan tahun yang akan datang. danpuasa pada hari Asyura menghapuskan dosa tahun yang lalu." (H.R jamaah kecuali Bukhari dan Tirmidzi)
Berikut adalah bacaan niat untuk Puasa Asyura
نَوَيْتُ صَوْمَ عَشُرَ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى
"Nawaitu sauma Asyuro sunnatal lillahita’ala"
Artinya: "Saya niat puasa hari asyura , sunah karena Allah ta’ala".
4. Menyantuni dan mengusap kepala anak yatim
Di bulan Muharram, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak sedekah.
Utamanya adalah menyantuni anak yatim pada 10 Muharram.
Menyantuni anak yatim bila dilakukan di hari Asyura atau 10 Muharam, maka Allah akan mengangkat derajatnya.
Terdapat sebuah hadis dalam kitab Tanbihul Ghafilin:
من مسح يده على رأس يتيم يوم عاشوراء رفع الله تعالى بكل شعرة درجة
“Siapa yang mengusapkan tangannya pada kepala anak yatim, di hari Asyuro’ (tanggal 10 Muharram), maka Allah akan mengangkat derajatnya, dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjanjikan suatu keutamaan dalam sebuah hadis:
أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ كَهَاتَيْنِ فِى الْجَنَّةِ , وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى , وَفَرَّقَ بَيْنَهُمَا قَلِيلاً
“Saya dan orang yang menanggung hidup anak yatim seperti dua jari ini ketika di surga.” Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, dan beliau memisahkannya sedikit.” (HR. Bukhari no. 5304).
Selain itu ada pula beberapa Amalan 10 Muharram lainnya.
- Mandi
Masih dari kutipan tulisan Tebu Ireng Online disebutkan mandi pada hari Asyura juga disarankan
Telah disebutkan bahwa Allah SWT membedah komunikasi air Zamzam dengan seluruh air pada malam Asyura.
Karena itu, siapa yang mandi pada hari tersebut, maka akan aman dari penyakit selama setahun. Ini bukan hadits, akan tetapi diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib r.a.
- Bersedekah kepada fakir miskin
- Menyantuni dan mengusap kepala anak yatim.
- Memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa.
- Memberi minuman kepada orang lain.
- Mengunjungi saudara seagama (silaturrahim).
- Menjenguk orang sakit.
- Memuliakan dan berbakti kepada kedua orang tua.
- Menahan amarah dan emosi.
- Memaafkan orang yang berbuat zalim.
- Memperbanyak ibadah seperti shalat, doa, dan istighfar.
- Memperbanyak zikir kepada Allah.
- Menyingkirkan benda-benda yang mengganggu di jalan.
- Berjabat tangan dengan orang yang dijumpai.
- Membaca Aurah Al Ikhlas, sampai 1.000 kali.
Karena ada atsar yang diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib r.a.: Barangsiapa membaca surah al-Ikhlash 1000 kali pada hari Asyura, maka Allah akan “memandangnya”. Barangsiapa “dipandang” oleh Allah, maka Dia tidak akan mengazab selamanya. (*)