Breaking News:

Berita Kotim

Kebakaran di Sampit, Polres Kotim-Puslabfor Mabes Polri Selidiki Terbakarnya Toko di Jalan Iskandar

Kebakaran di Sampit, Polres Kotim dan Puslabfor Mabes Polri menyelidiki terbakarnya 3 toko di Jalan Iskandar

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Polres Kotim
Polres Kotim dan Puslabfor Mabes Polri menyelidiki terbakarnya 3 toko di Jalan Iskandar Sampit. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kebakaran di Sampit, Polres Kotim dan Puslabfor Mabes Polri menyelidiki terbakarnya 3 toko di Jalan Iskandar.

Kebakaran di pertokoan Jalan Iskandar Sampit, Kotim, Kalteng itu terjadi pada  Rabu (29/7/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kebakaran tersebut membuat geger pedagang dan pengunjung Pasar Sampit, karena api tiba-tiba membubung tinggi dibagian atas bangunan pertokoan.

Kapolres Kotawarngin Timur, AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kapolsek Ketapang Sampit, AKP Samsul Bahri, Kamis (29/7/2021) mengungkapkan, pihaknya masih melakukam penyelidikan terkait kebakaran tersebut dan menunggu tibanya tim puslabfor Mabes Polri yang akan datang ke Sampit.

"Penyebab kebakaran masih diselidiki," ujarnya.

Baca juga: Desa Bagendang Mentaya Hilir Selatan Sampit Dijadikan Lokasi Pengapalan CPO

Baca juga: Warga Sekitar Eks Bioskop Golden Sampit Geger Temuan Mayat Perempuan Tua, Tak Ada Tanda Kekerasan

Baca juga: Vaksinasi Lansia di Palangkaraya, Dilakukan dari Rumah ke Rumah di Pinggiran Kota

Ada tiga bangunan toko yang terbakar antara lain, Mega Jaya Barang Accessories dan Plastik Pecah Belah, AMT Colelection menjual Sepatu, Sendal , kain dan busana juga Toko Niaga Jaya yang menjual  barang Karpet serta Tas.

Adapun pemiliknya, Sihin (50) pemilik toko Niaga Jaya. H Amat (45) pemilik toko AMT Colection dan Ayung (40) pemilik toko Mega Jaya.

Keterangan sejumlah saksi Amah, saat dia kebelakang toko untuk mengambil sepatu di gudang toko (AMT Colelection) tiba-tiba mendengar suara air mengalir dari pipa yang bocor.

Saat ingin mencari aliran air yang keluar, saksi melihat ke arah atas dan kaget melihat sudah ada kepulan asap dan langsung berteriak "kebakaran ".

Setelah itu, para karyawan berlari keluar toko untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Api dapat dipadamkan kurang lebih selama sekitar 1 jam 30 menit oleh warga bersama petugas Damkar Kabupaten Kotim dengan menggunakan 5  unit armada pemadam kebakaran milik Pemkab Kotim.

Kapolsek mengatakan, kontruksi bangunan 3 buah gudang toko yang terbakar terbuat dari kayu dan beratapkan seng dengan ukuran bangunan masing-masing sekitar 4 meter X  8 meter.

Hasil dari keterangan saksi, kebakaran berawal dari belakang atau dapur tempat jualan warung makan 

Para pemilik toko sampai saat ini belum bisa memberikan keterangan karena alasan masih shok dan sibuk untuk mengurus barang yang terbakar dan kerugian masing-masing belum bisa diperkirakan.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Kotim serta identifikasi sambil menunggu Tim Puslabfor Mabes Polri. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved