Breaking News:

Temuan Mayat di Kalteng

Warga Sekitar Eks Bioskop Golden Sampit Geger Temuan Mayat Perempuan Tua, Tak Ada Tanda Kekerasan

Warga belakang eks Golden Theatre Jalan Rahadi Usman Sampit, Kabupaten Kotim, digegerkan temuan mayat seorang perempuan tua di kawasan setempat.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Kotim
Jenazah Nini Anang saat dievakuasi petugas dari lokasi penemuan korban di sebuah pondokan di belakang eks Bioskop Golden ke rumah Ketua RT setempat. 

TRIBUNNEWS.COM, SAMPIT - Warga belakang eks Golden Theatre Jalan Rahadi Usman Sampit, Kabupaten Kotim, digegerkan temuan mayat seorang perempuan tua di kawasan setempat, Kamis (22/7/2021) pagi.

Mayat perempuan tua berusia sekitar 90 tahun yang dikenal sebagai Nini Anang ini diketahui merupakan warga setempat. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah pondokan kayu kawasan setempat. 

"Kami pas lewat banyak orang melihat ke belakang eks Golden , ternyata ada penemuan mayat wanita tua di pondokan," ujar Husni warga Ketapang, Sampit.

Warga lainnya di sekitar TKP, Reza, menyebutkan, mayat tersebut dipastikan adalah Nini Anang atau akrab disapa Mama Nia yang tinggal di Jalan Rahadi Usman belakang eks Bioskop Golden, Sampit.

Baca juga: Siswi SMK di Cempaga Kotim Nekat Tenggak Racun Pembasmi Rumput Berujung Maut, Dipicu Masalah Ini

Baca juga: Anda Karyawan Swasta yang Ingin Dapat Bantuan Gaji Rp 1 Juta dari Pemerintah? Ini Syarat-syaratnya

Baca juga: Kota Palangkaraya Siapkan Perda Protokol Kesehatan, Pelanggar Prokes Dikenakan Sanksi Tipiring

Dia mengatakan, korban sudah tidak terlihat lagi di rumahnya sekitar dua hari lalu tanpa diketahui kemana perginya.

"Mayat perempuan tua yang ditemukan di pondokan belakang eks Golten Theatre itu ternyata Nini Anang. Warga pun langsung melaporkannya kepada pihak berwajib Polsek Ketapang," ujarnya.

Kapolres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Ketapang, AKP Samsul Bahri, membenarkan adanya temuan mayat di sebuah pondokan di belakang Eks Bioskop Golden tersebut.

"Mayatnya sudah dievakuasi ke kamar jenazah RS," ujarnya.

Setelah membawa mayatnya ke RS dr Murdjani, pihak kepolisian juga meminta pihak rumah sakit melakukan visum.

"Hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, demikian juga saat dilakukan pemeriksaan tes covid-19 hasilnya negatif,"tambahnya.

Jenazah kemudian dibawa pihak keluarga korban untuk disemayamkan di kuburan muslimin Jalan Pangeran Antasari, Sampit.

(tribunnews.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved