Breaking News:

Narkoba Kalteng

Polisi Tangkap Diduga Pengedar Sabu Sampit Saat di Rumah, Barang Bukti 10 Paket Sabu Diamankan

Mat Saleh (46) warga Jalan Pemuda, Mentawa Baru Hulu, Sampit Kalteng, yang diduga sebagai pengedar sabu diciduk petugas Polsek Ketapang di rumahnya.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Kotim
Mat Saleh (46) saat diamankan bersama barang bukti sabu yang ditemukan di rumahnya. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Mat Saleh (46) warga Jalan Pemuda, Mentawa Baru Hulu, Sampit Kalteng, yang diduga sebagai pengedar sabu diciduk petugas Polsek Ketapang di rumahnya, Sabtu (7/7/20210) sore.

Kapolsek Ketapang Sampit, AKP Samsul Bahri, membenarkan pihaknya menangkap dan mengamankan tersangka Mat Saleh berikut dengan barang 10 paket sabu seberat 7,38 gram yang ditemukan di rumah tersangka.

"Tersangka Mat Saleh diamankan di rumahnya bersama barang bukti 10 paket sabu dengan berat kotor keseluruhan 7,38 gram,"jelas Kapolsek Ketapang Sampit, AKP Samsul Bahri.

Selain itu diamankan pula barang buikti tiga pack plastik klip kecil, satu buah timbangan mini digital pocket scale, dua buah potongan sedotan, satu buah botol plastik warna putih dengan tutup warna merah.

Baca juga: Pasokan Bahan Pokok di Pasar Tradisional Palangkaraya Aman Jelang Iduladha

Baca juga: Doa dan Amalan Menjenguk Orang Sakit dan Dihindarkan dari Segala Penyakit, Wasiat Rasulullah SAW

Baca juga: Bacaan Kumpulan 13 Sholawat yang Mudah Diamalkan, Masing-masing Punya Keutamaan Luar Biasa

Petugas juga menemukan korek api gas warna biru, tas kecil kain warna biru dengan gambar Winnie the Pooh, alat hisap sabu, telepon selular dan kaos coklat dan satu botol air kencing/urine milik terlapor Mat Saleh.

Barang bukti sejumlah paket sabu dan perlengkapannya
Barang bukti sejumlah paket sabu dan perlengkapannya (Polres Kotim)

Sebelumnya, mendapat laporan masyarakat tersangka diduga ada menyimpan dan mengedarkan sabu di rumahnya.

Setelah itu petugas melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga mendapati tersangka berada di rumahnya. Petugas pun kemudian bergerak menyergap tersangka di rumahnya.

Pelaku diancam Pasal 114 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan atau pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved