Berita Kesehatan
Mudah Marah Bisa Bikin Sakit, Ini Tips Meredam Emosi yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW
Marah-marah bisa bikin sakit, berikut tips meredam emosi yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW
TRIBUNKALTENG.COM - Salah satu hikmah puasa Ramadhan adalah menahan emosi karena marah-marah bisa bikin sakit, berikut tips meredam emosi yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
Setiap orang memiliki perasaan marah dan itu merupakan perasaan alami.
Meski wajar, amarah bisa berdampak serius bagi kita serta orang-orang di sekitar kita.
Bagi diri sendiri, orang yang suka marah-marah biasanya sering mengeluh sakit kepala.
Sebab terlalu emosional meningkatkan tekanan darah di kepala.
Baca juga: Diserang Migrain Saat Puasa? Berikut Cara Mudah Kurangi Sakit Tanpa Harus Minum Obat
Baca juga: Ucapan yang Benar Minal Aidin Wal Faidzin atau Taqabbalallahu Minna Waminkum? Ini Penjelasannya
Baca juga: Sembuhkan Segala Penyakit, Berikut Bacaan Sholawat Tibbil Qulub, Cara Mengamalkan dan Keutamaannya
Pantas jika marah-marah memicu pusing atau migrain.
Jangan heran jika tiba-tiba sakit kepala muncul saat marah-marah.
Otot-otot yang tegang dan juga perubahan bahan kimia di otak saat marah bisa menjadi pemicu sakit kepala.
Mereka yang suka marah marah rentan terhadap perasaan cemas akan hal-hal sepele. Segala sesuatu dibesar-besarkan. Serangan cemas pun akhirnya mengganggu aktivitas harian.
Pun pemarah menganggu sistem pencernaan.
Mengapa? Hal ini disebabkan, karena sistem tubuh akan berhenti seketika saat sedang marah.
Karenanya nabi tidak pernah marah dan memberi mencotoh marah kepada umatnya, yang ada menurut riwayat Abu Hurairah, semoga Allah meridhoi dia, seorang pria berkata kepada Nabi (SAW), "Beri tahukan padaku." Dia menjawab, "Jangan marah". Pria itu mengulangi permintaannya beberapa kali, dan setiap kali Nabi (SAW) mengatakan kepadanya, "Jangan marah" (HR al-Bukhari).
Nah, untuk itu, supaya kita tidak bablas marah marah, menjadi pemarah, dan suka marah-marah, berikut tip dari Alquran dan Sunnah, untuk mengendalikan amarah, seperti yang selalu dicontohkan Rasulullah SAW.
1. Cari perlindungan Allah
Dalam sebuah hadits yang dikatakan oleh al Bukhari, seorang sahabat Nabi (SAW) bernama Sulaiman Ibn Sard berkata, "Saya sedang duduk bersama Nabi (SAW), dan dua orang saling memfitnah. Salah satunya berwarna merah di wajahnya, dan urat di lehernya menonjol.