Breaking News:

Hari Kartini 2021

Penderitaan Putra RA Kartini, RM Soesalit Yatim Piatu Sejak Umur 8 Tahun dan Pangkat Diturunkan

Mengenang RA Kartini, tidak bisa melupakan penderitaan putranya, RM Soesalit Djojodiningrat yang yatim piatu sejak umur 8 tahun dan pangkat diturunkan

Surya/Istimewa
RA Kartini dan putranya, RM Soesalit Djojodiningrat 

Melihat ketidakadilan itu lah, Kartini mengajukan syarat mau dinikahi Bupati Jepara asalkan sang ibu diperkenankan masuk pendopo. 

Selain itu, Kartini juga mengajukan syarat lain untuk menerima pinangan sang Bupati Rembang.

Dalam buku Kartini Guru Emansipai Perempuan Nusantara yang ditulis Ready Susanto, Kartini meminta diperbolehkan membuka sekolah dan mengajar putri-putri pejabat Rembang seperti yang ia lakukan di Jepara.

Syarat lain yang lebih radikal adalah terkait prosesi upacara penikahan.

Kartini tak mau ada prosesi jalan jongkok, berlutut, dan menyembah kaki mempelai pria.

Terakhir dia akan berbicara Bahasa Jawa ngoko bukan kromo inggil pada suaminya untuk menegaskan bahwa seorang istri harus sederajat.

Semua syarat yang diajukan Kartini diterima oleh Joyodiningrat.

Baca juga: Bantuan Korban Bencana NTT Hanya 1 Kg Beras, 1 Telur dan 1 Mie Instan: Ini Penghinaan bagi Kami

Baca juga: Ini Dia Chef Baru Presiden Jokowi Selama Ramadhan, Masih Muda, Kuliah di Singapura dan Hobi Masak

Selain karena pemikirannya yang modern, Kartini ternyata sosok yang dikagumi mendiang istri Joyodiningrat, Sukarmilah.

Sebelum meninggal sang istri berpesan agar Joyodiningrat menikah dengan Kartini.

Setelah menikah, Kartini mendukung langkah suaminya memberantas candu yang bertentangan dengan anggota Dewan Hindia.

Halaman
1234
Editor: Dwi Sudarlan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved