Ramadhan 2021
Orangtua Meninggal Dalam Kondisi Masih Berutang Puasa Ramadhan, Bagaimana Anaknya? Ini Jawaban UAS
UAS memiliki pendapat tentang hukum orang terutama orangtua kita yang meninggal dunia dalam kondisi masih berutang puasa Ramadhan
TRIBUNKALTENG.COM - Ustaz Abdul Somad yang biasa disapa UAS memiliki pendapat tentang hukum bagi orang terutama orangtua kita yang meninggal dunia dalam kondisi masih berutang puasa Ramadhan.
Ramadhan 1442 Hijriah tahun ini segera tiba.
Umat Islam pasti berbahagia menyambut bulan suci Ramadhan 2021 atau Ramadan 1442 H itu.
Mereka akan beramai-ramai ikhlas menjalankan ibadah puasa selama sebulan.
Sebelum bulan mulia itu datang, segera bayar utang puasa pada tahun sebelumnya.
Hal itu lantaran hukum puasa Ramadhan adalah wajib.
Meskipun bagi yang berhalangan diberikan keringanan tidak mengerjakan puasa Ramadhan, tapi tetap harus membayar di hari lainnya.
Baca juga: Banyak Ibadah Sambut Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, Ini Doa yang Dianjurkan Ustaz Adi Hidayat
Baca juga: Kapan Malam Nisfu Syaban Tahun Ini? Berikut Doa, Niat Puasa dan Anjuran Ustaz Abdul Somad
Baca juga: Wanita Haid Tetap Bisa Melakukan Amalan Malam Nisfu Syaban, Simak Penjelasan Berikut
Lantas, bagaimana dengan orang yang belum melunasi utang puasa Ramadhan, namun sudah meninggal?
Ustaz Abdul Somad memberikan pendapatnya soal tersebut.
Sebelumnya ustaz yang akrab disapa UAS itu menjelaskan cara melunasi hutang yang sudah menumpuk bertahun-tahun.
Ia memberikan tips agar utang puasa yang dimiliki cepat terlunasi.
UAS memberikan arahan untuk menentukan terlebih dahulu jumlah utangnya sebelum mengganti puasa.
Jika tidak ingat atau lupa hitungan harinya, maka bisa mengira-ngira sesuai yang pernah dijalankan puasanya.
Misal, apabila dahulu hanya menunaikan puasa sebanyak 5 hari, maka sisanya dihitung sebagai utang.
"Pertama tentukan dulu jumlahnya, akil balig umur berapa, 10, sekarang baru ingat puasa umur berapa 30, berarti 20 tahun," jelas UAS.