Breaking News:

Berita Sampit

VIDEO Gedung Pelayanan Terpadu dan Bedah Sentral RS Murjani Sampit Termegah di Kotim

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus berupaya meningkatkan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit

Tribunkalteng.com/ faturahman
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus berupaya meningkatkan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit secara bertahap salah satunya dengan membangun gedung terpadu dan bedah sentral untul melayani warga setempat.

Bangunan lama rumah sakit tersebut ketika hujan lebat sering kebanjiran sehingga oleh pemerintah setempat secara bertahap dibangun gedung dengan tingkat empat merupakan gedung terpadu dan bedah sentral dengan desain yang lebih tinggi sehingga tidak kebanjiran saat hujan lebat.

Bangunan baru tersebut secara resmi mulai difungsikan sejak, Kamis (7/1/2021) seiring pelaksanaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kotawaringin Timur ke 68 oleh Bupati Kotawaringin Timur, H Supian Hadi yang disambut baik oleh kalangan tenaga kesehatan dan warga Kotim.

Baca juga: Korban Covid-19 di Kota Banjarmasin Meningkat, Giat Operasi Yustisi Sasar Pelabuhan Trisakti

Bupati Kotim, H Supian Hadi mengatakan, dia selama ini prihatin dengan kondisi RSUD Murjani yang ketika hujan lebat sebagian kamar atau ruangan pelayanan sering terendam banjir sehingga benar-benar mengganggu pelayanan, bahkan orang tuanya pun saat dirawat di rumah sakit tersebut juga mengalami hal yang sama.

"Sebab itu kami bangunlah rumah sakit ini dengan bertingkat dan bangunannya kokoh dan tidak akan kebanjiran lagi. Meski begitu pembangunan secara keseluruhan belum tuntas, termasuk peralatannya pun masih terus ditingkatkan juga dokter spesialusnya. Namun, saat ini bangunan RS Murjani merupakan rumah sakit termegah di kabupaten se Kalteng," ujarnya.

Sejumlah warga Kotawaringin Timur berharap agar , yang dibenahi bukan hanya bangunannya saja tetapi termasuk peralatan kesehatan (Alkes) sumber daya manusia tenaga dokter spesialis hingga pelayanan untuk pasiennya dengan terus membenahi sistem pelayanan kepada pasien agar warga sini tidak jauh-jauh berobat ke luar Kotim," ujar H Irwansyah, warga Sampit. (Tribunkalteng.com/ faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved