Tips Kesehatan

Tips Kesehatan : 8 Cara Sederhana Mencegah Asam Lambung Naik

Asam refluks atau asam lambung naik terjadi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejala sakit maag.

Tayang:
Editor: Rahmadhani
Tribunnews.com
Ilustrasi penyakit asam lambung yang sering kambuh bisa menyebabkan peradangan kronis dan komplikasi serius 

TRIBUNKALTENG.COM - Asam refluks atau asam lambung naik terjadi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejala sakit maag.

Pada sebagian orang, asam lambung naik dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup, tapi pada beberapa orang lainnya, konsumsi obat dibutuhkan untuk mengatasi asam lambung naik.

Menurut American College of Gastroenterology (ACG), penderita asam lambung menggambarkan perasaan tidak nyaman yang terbakar di dada, di belakang tulang dada.

Ketidaknyamanan ini bisa naik ke leher dan tenggorokan. Beberapa orang mungkin juga mengalami rasa pahit atau asam di mulut mereka.

Gejala asam refluks bisa berlangsung selama beberapa jam. Bagi sebagian orang, gejala memburuk setelah makan, sedangkan yang lain mungkin mengalami gejala sebelum makan.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Selasa (5/1), Tiga Wilayah Berpotensi Hujan Petir & Angin Kencang

Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 di Palangkaraya Tinggi, Rencana Belajar Tatap Muka Ditunda

Asam refluks atau asam lambung naik yang muncul sesekali adalah hal yang normal, tetapi jika gejala ini terjadi lebih dari dua kali per minggu, maka kemungkinan ini disebabkan oleh kondisi yang lebih parah, yang dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD).

Asam refluks terjai ketika lapisan esofagus bertemu dengan asam lambung. Jika tak diatasi, kerongkongan bisa terluka dan menyebabkan gejala mulas.

Dalam kondisi normal, sfingter esofagus bagian bawah antara lambung dan esofagus mencegah asam lambung naik ke esofagus.

Jika sfingter terlalu sering rileks, asam lambung bisa naik ke kerongkongan yang menyebabkan asam refluks.

Cara mengatasi asam lambung naik

Ketika serangan asam lambung datang, Anda bisa memanfaatkan jahe untuk meredakan gejala. Jahe dilaporkan dapat membantu meredakan berbagai kondisi pencernaan, seperti mual, diare, dan kehilangan nafsu makan.

Tinjauan sistematis dalam Nutrition Journal juga menunjukkan, bahwa jahe dapat membantu meredakan mual dan muntah yang terkait dengan kehamilan.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui manfaat jahe, jenis jahe apa yang paling bermanfaat, dan dosis yang terbaik untuk meredakan asam refluks.

Sedangkan untuk obat-obatan medis, Anda bisa mengonsumsi antasida yang bisa dibeli bebas di apotek. Antasida menetralkan asam lambung, sehingga meredakan asam lambung naik.

Obat antasida ini mengandung garam kasium, magnesium, dan aluminium. Biasanya, antasida dikonsumsi setelah makan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved