Breaking News:

Berita Sampit

Direktur RS Murjani Sampit Tutup Usia Usai Dirawat Akibat Covid-19 di RS Jakarta

Innalillahi Wa Innailaihirojiun, telah berpulang ke rahmatullah, dr Febby Yudha Herlambang atau yang lebih akrab dipanggil dr Yudha, yang saat ini men

Foto Istimewa
Almarhum Direktur RS Murjani Sampit dr Febby Yudha Herlambang, saat dalam kondisi drop sehingga dirujuk tim medis ke Rumah Sakit Polri Keramat Jati Jakarta, beberapa hari lalu menggunakan pesawat carteran dari Bandara H Asan Sampit ke Jakarta. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Innalillahi Wa Innailaihirojiun, telah berpulang ke rahmatullah, dr Febby Yudha Herlambang atau yang lebih akrab dipanggil dr Yudha, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, Rabu (25/11/2020) malam.

Informasi terhimpun, direktur RS Murjani Sampit tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 sejak tanggal, Minggu (15/11/2020) di rawat dirumahnya di Sampit, menggunakan infus kemudian dilakukan treatment tanggal 16 hingga 19 di Rumah Sakit Murjani Sampit, namun kondisinya terus menurun , Jumat (20/11/2020).

Melihat kondisinya yang terus menurun, akhirnya dr Yudha di rujuk ke RS Polri Keramat Jati Jakarta untuk dirawat intensif. "Baru malam ini saya juga dapat kabar duka beliau meninggal dunia, saat di rawat di Jakarta," ujar Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kotawaringin Timur, Multazam, Rabu (25/11/2020) malam.

Baca juga: Usai Jalani Ruqyah, Bocah Obesitas Tala Kalsel Bisa Duduk Sendiri

Dikatakan Multazam, untuk dirujuk ke Rumah Sakit di Jakarta, almarhum terpaksa mencarter pesawat komersil, sehingga sesampai di Jakarta langsung dilarikan ke RS Polri Keramat Jati untuk dirawat secara intensif."Malam ini, saya dapat kabar beliau meninggal dunia," ujar Mantan Kabag Humas Pemkab Kotim ini.

Meninggaknya Direktur RS Murjani Sampit ini, menambah jumlah tenaga medis di pusat pelayanan kesehatan di Kotim yang gugur karena Covid-19." Sudah ada beberapa tenaga medis di Kotim yang meninggal dunia karena Covid-19, Almarhum Pak Yudha ini sudah yang ke sekian tenaga medis yang wafat karena Covid-19," ujarnya.

Kasus Covid -19 di Kotim dalam seminggu terakhir melonjak tajam, data Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Rabu (25/11/2020) tercatat terkonfirmasi kasus positif Covid-19 Kotim bertambah 25 orang dengan angka akumulasi mencapai 603 orang.

Bahkan ada dua orang pasien Covid-19 di Kotim yang hari ini di kuburkan di pemakaman di Kotim. "Hari ini, kami menguburkan dua orang pasien Covid-19 di Kotawaringin Timur yang meninggal setelah dirawat akibat tertular Covid-19," ujar Multazam.

Bukan hanya itu, Multazam juga mengatakan, masih ada empat orang pasien Covid-19 yang di rawat di ruang isolasi merupaka pejabat di Kotim."Alhamdulillah hingga malam ini mereka kondisinya masih stabil, semoga mereka semua yang sakit segera sehat dan semoga kita dihindarkan dari wabah ini, tetaplah mentaati Protokol Kesehatan, jika tidak penting sebaiknya di rumah saja," ujarnya. (Tribukalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved