Berita Pelaihari
Bocah Berbobot 125 Kilogram Rasakan Nyeri di Kaki dan Lengan Telah Jauh Berkurang.
Kondisi bocah obesitas asal Desa Kuringkit, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Ahmad Irwandi, terus berang
Penulis: Idda Royani | Editor: edi_nugroho
Editor: Edi Nugroho
TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Kondisi bocah obesitas asal Desa Kuringkit, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Ahmad Irwandi, terus berangsur membaik.
"Alhamdulillah sudah makin membaik setelah kemarin ruqyah di Batibati," papar Mulyadi, ayah sambung bocah 13 tahun itu, Kamis (26/11/2020).
Ia menuturkan anak sambungnya itu kini telah mampu duduk sendiri. Rasa nyeri di betis dan lengan telah jauh berkurang. Hanya saja untuk berdiri masih harus dibantu orang lain.
Baca juga: Menpora Yakin Sirkuit Mandalika Bisa Gelar MotoGP 2021
Namun secara umum kondisi kesehatan Irwandi dikatakannya telah membaik. Nafsu makan juga telah normal dan kembali ceria. Hanya saja menang masih memerlukan penanganan lanjutan terutama untuk mengurangi berat badan.
Bobot bungsu dari empat bersaudara pasangan (alm) Napiah-Mardiah itu sempat mencapai 125 kilogram. Setelah kondisi badan drop sejak sekitar dua bulan lalu, bobot susut menjadi 115 kilogram.
Mulyadi menuturkan pada 30 November mendatang anak sambungnya itu mesti kembali kontrol ke RSU Ulin Banjarmasin.
Tiga hari lalu bocah berusia 13 tahun pelajar kelas 7 Madrasah Tsanawiyah 7 Tala itu juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari.
"Mudah-mudahan kondisinya terus membaik dan bisa segera pulih seperti semula," tandas Mulyadi.
Pihaknya berharap uluran tangan dermawan untuk pemulihan kesehatan Irwandi. Pasalnya masih harus wira-wiri untuk pengobatan lanjutan. (Tribunkalteng.com/idda royani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/bocah-obesitas-tala-safa.jpg)