Berita Kotim
Tugboat Hantam Dua Unit Kelotok di Teluk Terawan Kotim, Begini Nasib Penumpang
Kapal Tugboat Bintang Banua 09 menabarak dua unit kelotok imbal Sampit - Pagatan KM.Bunga Mawar dan KM.Nadia
Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Kecelakaan air terjadi di sekitar perairan Teluk Terawan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah melibatkan antara Kapal Tugboat dengan dua unit kelotok Imbal Sampit (Kotim) - Pagatan (Katingan) Sabtu (14/11/2020) pujul 21.00 WIB.
Tabrakan antara Kapal Tugboat Bintang Banua 09 (Assist Kapal Penumpang) dengan dua unit kelotok imbal Sampit - Pagatan KM.Bunga Mawar dan KM.Nadia ini terjadi pada koordinat, 112°59'777" E / 2°34'812" S.
Informasi dari Kasat Polair Polres Kotim, AKP Junaldi, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan air terjadi antara Kapal Tugboat Bintang Banua 09 (Assist Kapal Penumpang) dengan dua unit kelotok imbal Sampit - Pagatan tersebut.
Dia menjelaskan, kejadian saat kapal imbal Sampit-Pagatan KM.Bunga Mawar dan KM. Nadia berangkat menuju Pagatan (Katingan) sampai di Perairan Teluk Terawan berjumpa dengan Tugboat bintang buana 09.
Baca juga: Tongkang Batubara Hantam Kapal dan Kelotok di DAS Barito, Ini Pengakuan Nahkoda Tugboat
Baca juga: Juru Mudi Luka Parah Setrlah Perompak Satroni Tugboat PenariK Tongkang Batu Bara di Karimun
Saat akan berpapasan kelotok imbal memberikan kode lampu senter kepada tugboat bintang buana 09.
"Namun posisi sudah dekat, tiba -tiba tugboat mengubah haluan kapal kekiri sehingga terjadi senggolan antara tugboat Bintang buana 09 dengan KM.Bunga Mawar dan KM.Nadia," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut haluan kelotok imbal KM.Bunga Mawar dan KM.Nadia mengalami kerusakan pada haluan kapal yang kemudian kapal di bawa ketepian sungai untuk menghindari tenggelam.
"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka dan korban jiwa," ujarnya.
Baca juga: 10 Orang ABK Tugboat Tenggelam di Tanahlaut, Begini Kronologisnya
Menurut dia, pihaknya telah melakukan tindakan sesuai prosedur dilapangan sedangkan untuk penanganan lebihlanjut di lakukan oleh Ditpolair Polda Kalteng.
"Saat ini penanganan selanjutnya dilakukan oleh Ditpolair Polda Kalteng," ujarnya (banjarmasinpost.co.id / faturahman)