Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Rendam Jalan Seruyan Tengah, Ranmor Terpaksa Diseberangkan Pakai Rakit

Hujan lebat yang terjadi selama sepekan ini membuat sejumlah kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah terendam banjir.

Foto Polres Seruan
Warga , TNI dan Polri di Seruyan Tengah gotong royong membantu pengendara sepeda motor orang maupun barang untuk estapet pada lokasi jalan yang terendam air. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SERUYAN - Hujan lebat yang terjadi selama sepekan ini membuat sejumlah kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah terendam banjir.

Dampaknya, banyak fasilitas umum yang terendam salah satunya jalan penghubung antar kecamatan di Seruyan Tengah (Serteng).

Informasi terhimpuan, Sabtu (12/9/2020) kedalaman air atau banjir diperkirakan antara 50 cm hingga 2 meter sehingga jalur darat tidak bisa dilalui karena akses jalan utama masuk atau keluar Kecamatan Serteng mengalami genangan air yang cukup tinggi dibeberapa titik.

Sanksi Pelanggaran Protokol Kesehatan, Bawaslu Kalteng Tunggu Aturan Pusat

Pengunjung Lupa Pakai Masker, Pengelola Kafe Ini Kena Denda Rp 150 Ribu

Meskipun, Minggu (13/9/2020) banjir akibat luapan air sungai yang ada di kawasan Serteng tersebut, mulai menurun, namun kondiri hujan yang terus terjadi membuat jalan maupun fasilitas umum lainnya yang ada di Kabupaten Seruyan kembali terendam akibat banjir tersebut.

Melihat kondisi tersebut, personil TNI dan Polri turut serta dalam membantu warga dalam pembuatan perahu rakitan untuk penyeberangan kendaraan roda dua untuk dioperasionalkan pada jalan penghubung di Seruyan Tengah.

Sejumlah personil TNI dan Polri bersama masyarakat bergotong royong membantu membuat perahu rakitan sebagai alat transportasi angkutan barang dan orang juga kendaraan roda dua dalam penyeberangan banjir di Kecamatam Seruyan Tengah (Serteng).

Kapolsek Seruyan Tengah Iptu Robertus Sonny A.W, didampingi anggotanya Bripka Hadi C dan Bripka Ibnu Budi serta anggota Koramil Rantau Pulut Serka Bagus Kopda Theo D dan Praka Jetro Sinaga bersama warga membuat rakit sebagai alat penyeberangan di beberapa titik lokasi tergenang air. Utamannya yang melanda Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah tersebut.

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro, melalui Kapolsek setempat, mengatakan, pola gotong-royong atau bekerjasama membuat pekerjaan semakin mudah dan cepat untuk diselesaikan, sehingga kehadiran TNI dan Polri tentu dapat memberikan semangat dan motivasi kepada warga. (tribunkalteng.com / faturahaman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved