Breaking News:

Berita Kotim

Hanya Zona Hijau Boleh Operasional, Objek Wisata di Kotim Masih Tertutup

Objek wisata di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, hingga, Selasa (28/7/2020) masih belum dibuka.

banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Tempat wisata Patung Jelawat di Sampit ini sering dikunjungi ratusan orang warga setiap harinya, namun saat Covid-19 menyebar, kawasan wisata ini di tutup untuk umum sementara waktu. 

Editor : Hari Widodo

 TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, hingga, Selasa (28/7/2020) masih belum dibuka.

Kebijakan ini  untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih melanda Bumi Habaring Hurung.

Beberapa warga Sampit, mengaku ingin sekali bepergian ketempat wisata yang ada di luar maupun dalam kota Sampit, namun sampai saat ini belum ada objek wisata yang dibuka, sehingga terpaksa tetap tinggal di rumah untuk sementara waktu.

"Sebenarnya, saya dan keluarga pengen sekali  pergi ke tempat wisata yang ada di Sampit, seperti ke Wisata Patung Jelawat, Pantai Ujung Pandaran, Taman Kota, dan beberapa lokasi wisata lainnya di Sampit, tapi hingga saat ini masih ditutup untuk umum," ujar Yusnita Sari warga Jalan Iskandar Sampit, Selasa (28/7/2020).

Petugas Polresta Palangkaraya Imbau Begini kepada Pengunjung Objek Wisata

Kaltengpedia - Dermaga Habaring Hurung Sampit, Alternatif wisata dalam Kota

Susuri Sungai Sambil Menikmati Objek Wisata dan Hutan Konservasi Taman Nasional Sebangau

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Kalteng terdata, hingga saat ini, Kotim masih masuk zona orange dengan jumlah positif covid-19 total mencapai 65 orang terdapat penambahan 2 orang, Senin (27/7/2020) pasien dalam perawatan 14 orang terjadi penambahan 2 orang, pasien sembuh total 47 orang, bertambah  4 orang yang sembuh.

Lain halnya dengan , Kabupaten Sukamara, yang terletak sekitar Lamandau dan Kobar, merupakan satu-satunya yang masuk zona hijau,  karena sudah tidak adalagi penyebaran Covid-19 di kabupaten tersebut sejak awal hanya dua orang yang positif.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pariwisata Kalteng, Guntur Talajan menegaskan, bagi kabupaten dan kota yang wilayahnya sudah berstatus zona hijau pandemi Covid-19, diperkenankan membuka aktivitas kepariwisataan untuk dikunjungi warga.

Sedangkan kata dia, bagi daerah yang berstatus zona merah pandemi Covid-19, maka masih bersifat menyiapkan prakondisi untuk masuk dalam tahapan, new normal.

Ini menyusul , adanya surat dari kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah mengeluarkan panduan tentang penerapan protokol keselamatan, keamanan, dan kesehatan (K3) sebagai pedoman.

Menelusuri Objek Wisata dan Hutan Konservasi Taman Nasional Sebangau, Luasnya Mencapai 568.700 Ha

Namun begitu dia menyarankan, setiap pelaku industri pariwisata yang ada di wilayah Provinsi Kalteng, untuk mempertimbangkan secara matang  dengan tepat, sebelum mengambil keputusan untuk kembali membuka aktivitas kepariwisataan di daerahnya masing-masing.

"Kewenangan ada di Kepala Daerah masing-masing, namun menyesuaikan aturan yang ada," ujarnya.(Tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved