Berita Kapuas

MIN 1 Kapuas Selesai Gelar Ujian PAT Secara Online

Masih terjadi wabah virus corona atau Covid-19 dan penerapan PSBB membuat MIN 1 Kapuas melaksanakan ujian PAT secara online.

MIN 1 KAPUAS UNTUK TRIBUN KALTENG
Peserta didik yang tidak memiliki ponsel, sedang menjawab soal secara rertulis dan ditunggui guru MIN 1 Kapuas. 

Editor:  Alpri Widianjono

TRIBUN KALTENG.COM,  KUALAKAPUAS - Situasi karena wabah virus corona atau Covid-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat kegiatan sekolah dilakukan secara terbatas.

Itulah yang membuat Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kapuas, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), melaksanakan ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT) secara online.

Ketua Panitia Pelaksana PAT Online MIN 1 Kapuas, Pahriati, mengatakan, bahwa PAT secara online dimulai 8 Juni lalu dan berakhir 15 Juni 2020.

"Pelaksanaan selama tujuh hari dan semua berjalan dengan baik," katanya kepada Tribun Kalteng, Selasa (16/6/2020).

Walaupun, lanjutnya, ujian secara online tersebut dilaksanakan pertama kalinya. "Ini dilakukan untuk mengikuti anjuran pemerintah, serta membantu memutuskan mata rantai Covid-19," ujarnya.

Wabup Kapuas Minta ASN Pemkab Kapuas Jadi Contoh Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

Deteksi Dini Covid-19, Ratusan Karyawan PDAM Kapuas Jalani Rapid Test Massal

Warga Mandomai Kapuas Geger Lansia Meninggal Diduga Gantung Diri

Kemensos Serahkan Bantuan untuk Dinas Sosial Kapuas Berupa APD

Pedagang Langgar Jam Malam PSBB Dapat Tindakan Ini dari Satpol PP Kapuas

Tiga Orang Reaktif dari Hasil Rapid Test di Kapuas Barat

Dibeberkannya pula, pada pelaksanaan PAT, memang tak seluruhnya online. Lantaran ada beberapa orang siswa yang tidak bisa mengikuti ujian PAT secara online, karena tidak mempunyai handphone android.

"Bagi siswa tersebut orang tua/wali murid diminta datang langsung ke sekolah untuk mengambil naskah soal manual sesuai jadwal yang sudah ditentukan, dan murid tetap mengerjakan di rumah," jelas Pahriati.

Orangtua/wali murid berperan untuk mengambil dan mengantar soal yang sudah selesai dikerjakan oleh murid secara manual.

Ada lagi yang menarik, sebagai bentuk pelayanan, panitia PAT menyambangi rumah peserta didik yang tidak mempunyai ponsel berbasis android dan orangtuanya tidak bisa mengambil soal manual karena bekerja.

"Jadi, panitia mengantar soal dan memberi arahan serta menunggu sampai peserta didik selesai menjawab soal secara manual," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Kapuas, H Khairul Fahmi, mengucapkan terima kasih kepada panitia PAT, seluruh dewan guru dan Staf TU serta tim pembuat soal.

"Karena berkat kerjasama dan kerja keras, PAT online perdana ini sukses terlaksana," kata Khairul.

(Tribun Kalteng/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Alpri Widianjono
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved