Tips Kesehatan

Jika Alami 7 Ciri Demam Berdarah Ini, Segera Bawa Anak ke Rumah Sakit

Sedikitnya ada 7 gejala demam berdarah yang harus diperhatikan orangtua yang jadi patokan untuk segera membawa ke rumah sakit

Shutterstock
Nyamuk Aedes Aegypti, penyebab demam berdarah dengue. 

EDITOR : Rahmadhani

BANJARMASINPOST.CO.ID - Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi salah satu penyakit mematikan yang masih menghantui di Indonesia, khususnya bagi anak-anak.

Dalam kriteria diagnosis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dikeluarkan pada 1997, demam yang disertai dengan penurunan nilai trombosit di bawah 100.000 per mikroliter memang mencurigai adanya infeksi virus dengue (virus penyebab DBD).

Tapi berdasarkan teori, nilai trombosit dapat turun juga di bawah ambang normal pada semua penyakit infeksi virus dan kadang infeksi bakteri.

Pembedanya terletak pada gejala yang timbul setelah tubuh terinfeksi virus atau bakteri tersebut.

Langkah Mudah Atasi Kerusakan Rambut dengan Bahan Alami Tanpa Biaya Mahal

5 Imbauan Penting Ikatan Dokter Anak Indonesia untuk Sektor Pendidikan di Masa New Normal

Melansir dari Buku Berteman dengan Demam karya dr. Arifianto, Sp.A, & dr. Nurul I. Hariadi, FAAP (2017), sedikitnya ada tiga gejala infeksi virus dengue yang harus diperhatikan oleh para orangtua, yakni sebagai berikut:

Demam berlangsung sekurangnya 72 jam atau tiga hari, tanpa disertai dengan batuk dan pilek.

Anak terlihat sakit, lemas, tidak mau makan dan minum sehingga berisiko mengalami dehidrasi.

Kadang juga disertai mual, muntah, diare, nyeri perut, hingga muncul bintik-bintik kemerahan kecil di beberapa bagian tubuh (peterkie)

Dalam buku tersebut, keduanya menerangkan bahwa tidak semua orang yang menderita DBD harus dirawat di RS, tapi bisa juga di rumah. Hal ini tergantung dengan kondisi sang anak.

Halaman
123
Editor: Rahmadhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved