Breaking News:

Berita Sampit

Operasional Angkutan Umum Dihentikan, Pengusaha Angkutan Kotim Kalteng Punya Permintaan ini

Pengusaha angkutan Kotawaringin minta perhatian pemerintah menyusul larangan operasional angkutan umum

Foto Dinas Perhubungan Palangkaraya untuk Tribunkalteng
Foto Dinas Perhubungan Palangkaraya Pengawasan posko jalur darat perbatasan antar kabupaten dan kota se Kalteng hingga, Rabu (29/4/2020) terus diefektifkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kalteng. Seperti yang tampak di perbatasan Palangkaraya ini. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG, SAMPIT - Keluarnya larangan operasional angkutan umum darat seperti angkutan penumpang bus, maupun taksi dan travel juga semua jenis angkutan umum darat mendapat perhatian Ketua Dewan Pembina Organda Kotim , Muhammad Gumarang, Rabu (29/4/2020).

Tokoh Muda Kotim ini, mengatakan,mendukung kebijakan larangan operasional semua armada penumpang angkutan darat yang dilaksanakan pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19, namun demikian dia meminta agar kebijakan tersebut juga dibarengi dengan memberikan perhatian kepada pengusaha angkutan dan karyawannya.

Pemprov Kalteng Resmi Stop Operasional Angkutan Penumpang, Inilah Dampaknya

Menurut Gumarang, pelarangan terhadap angkutan orang dalam rangka mendukung pecepatan penanganan covid 19 sangat didukungnya, namun harus dibarengi dengan kebijakan pemerintah pusat ataupun daerah terhadap pelaku usaha yang terkena dampak langsung terhadap pelarang tersebut.

Melalui bantuan kemanusiaan kepada pekerjanya yang kena PHK atau di rumahkan, harus dijamin logistik atau uang tunai ataupun kartu prakerja selama mereka menganggut, karena larangan tersebut. "Pelaku usahanya diberikan dana stimulus maupun penundaan, keringanan terhadap hutang di bank, lembaga keuangan lainnya," ujarnya.

Curi Laptop Madrasah, Gerandong Dibekuk Polsek Kahayan Kuala

 

Dia juga mrminta agar, angkutan barang tetap dizinkan untuk beroperasi, meski tetap harus mematuhi protokol kesehatan atau social distancing dan fisical distancing yang telah diatur oleh pemerintah." Sopirnya juga perlu diperiksa kesehatannya secara rutin agar saat bekerja tidak turut menularkan ke yang lain," ujarnya.(Tribunkalteng/ faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved