Berita Kotim

Kecewa Tak Kebagian Blangko KTP Elektronik, Ratusan Warga Kotim Kalteng Berjubel Penuhi Disdukcapil

Rina salah seorang warga Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang tinggal di Kuala Kuayan Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawarngin Timur

Kecewa Tak Kebagian Blangko KTP Elektronik, Ratusan Warga Kotim Kalteng Berjubel Penuhi Disdukcapil
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Warga Kotim tampak kepanasan saat menuggu proses pencetakan KTP elektronik di Kantor Disdukcapil Kotim. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Rina salah seorang warga Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang tinggal di Kuala Kuayan Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawarngin Timur, Kalimantan Tengah, mengaku sangat kecewa, karena jauh- jauh ke Kantor Disdukcapil tidak kebagian Blanko.

Padahal jarak tempat tinggalnya di Kuala Kuayan ke Kantor Disdukcapil di Kecamatan Kota di Mentawa Baru Ketapang, Sampit, cukup jauh, karena membutuhkan waktu hingga sekitar empat jam, namun ketika ingin mengurus KTP-elektronik di Disdukcapil malah kehabisan blanko.

Bahkan, dia mengatakan , saat berangkat ke Sampit terpaksa menginap satu malam di penginapan, karena tidak punya keluarga di Sampit, hanya untuk mencetak KTP - elektronik tersebut."Saya kehabisan blanko, saat ingin urus KTP di Kantor Disdukcaapil, karena yang buat KTP berjubel, terpaksa pulang tanpa mendapatkan KTP, " ujarnya.

Senada diungkapkan, Alfonsus, karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tinggal di Mes Perusahaan Mustika Sembuluh di Jalan Jenderal Soedirman km 62 arah Sampit- Pangkalanbun , yang juga mengeluhkan pelayanan pembuatan KTP, karena harus menunggu dari pagi sampai sore.

Warga Ketakutan, 2 Pemuda Mabuk Miras Mengamuk Sambil Bawa Sajam, Polisi Palangkaraya Bertindak

MENDADAK Viral, Rodiyah Lantang Berteriak ke Anies: Good Bener Good, Gubernur DKI Rasa Presiden!

MURKA Nikita Mirzani pada Andhika Pratama, Nyai Kesal Suami Ussy Sulistyowati Ganggu Nihkita Kepo

"Saya tadi pagi datang ke Kantor Disdukcapil ini sejak pukul 07.00 wib baru bisa mendapatkan KTP sore hari, karena antrean yang begitu panjang sejak pagi hari. Untuk bisa mendapatkan blanko KTP juga penuh perjuangan, karena berdesakan," ujarnya.

Pantauan di Kantor Disdukcapil Kotawaringin Timur, di Sampit, Senin (6/1/2020) warga yang ingin mengurus KTP berjejalan untuk mendapatkan blanko, yang tersedia hanya 500 keping dan pihak Disdukcapil hanya memberikan waktu satu hari saja, mulai pukul 08.00 wib sampai 14.30 wib pelayanan pencetakan KTP elektronik di tutup.

Blanko KTP Elektronik Pembagian Pusat Terbatas

PEMERINTAH Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tidak bisa berbuat banyak terkait penyediaan blanko KTP elektronik, untuk pencetakan bagi warga Kotim yang ingin mengurus KTP di Kantor Disdukcapil tersebut, lantaran terbatas.

Pemerintah Pusat hanya memberikan jatah blanko pencetakan KTP elektronik dalam setahun hanya mencapai 500 keping blanko saja dan tidak bisa menambah lagi jumlah blanko yang sudah diterima dari pusat tersebut untuk di cetak, karena masing-masing daerah di punya kuota masing-masing.

Sehingga Disdukcapil Kotim, hanya membuka pelayanan satu hari saja untuk pencetakan KTP tersebut yang jumlahnya sangat terbatas. Padahal, jumlah daftar tunggu untuk pencetakan KTP yang masuk di kantor Disdukcapil tersebut memcapai puluhan ribu orang dan tersebar se Kalteng.

Bupati Kotim, H Supian Hadi, Selasa (7/1/2020), mengakui, katerbatasan jumlah Blanko KTP yang diberikan oleh pusat kepada Pemkab Kotim melalui Disdukcapil untuk dilakukan pencetakan tersebut."Kami, hanya dijatah 500 keping blanko saja dalam setahun, sehingga masih banyak yang belum kebagian, karena kewenangan pusat, mohon maaf," ujarnya.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved