Ekonomi dan Bisnis

Pemakzulan Presiden AS, Sri Mulyani: Waspadai Pelemahan Ekonomi

Pemakzulan (impeachment) yang diajukan DPR Amerika Serikat terhadap Presiden Donald Trump, dikhawatirkan berdampak bagi Indonesia.

Pemakzulan Presiden AS, Sri Mulyani: Waspadai Pelemahan Ekonomi
SALON.COM
Donald Trump. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Pemakzulan (impeachment) yang diajukan DPR Amerika Serikat terhadap Presiden Donald Trump, dikhawatirkan berdampak bagi Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemakzulan ini perlu diwaspadai dampaknya bagi Indonesia.

"Keputusan di Amerika Serikat untuk kongres Amerika Serikat melakukan impeachment (pemakzulan) terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump menciptakan ketidakpastian tinggi. Ini berpengaruh terhadap perilaku ekonomi, baik perusahaan maupun konsumen," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (19/12).

DPR AS mengesahkan dua pasal pemakzulan Trump pada Rabu pagi: pasal pertama karena menyalahgunakan kekuasaannya melalui hubungannya dengan Ukraina, dan pasal kedua karena menghalangi Kongres untuk memanggil saksi dan bukti dalam penyelidikan pemakzulan.

Donald Trump Dimakzulkan dari Presiden Amerika Serikat, Ini Pasal yang Dilanggar

Adian Napitupul Mengeluh Sakit Sejak di Pesawat Menuju Palangkaraya

Kedua Istri Wakil Bupati Blitar Jadi Kades, Hubungan Tetap Harmonis

Trump, 73 tahun, dituduh menyalahgunakan kekuasaannya dengan menekan Ukraina untuk menyelidiki saingan politiknya Joe Biden, pesaing utama untuk pencalonan presiden Demokrat tahun 2020.

Demokrat mengatakan Trump menahan US$ 391 juta atau Rp 5,5 triliun bantuan militer dan pertemuan Gedung Putih untuk memaksa Ukraina membuka penyelidikan untuk mencoreng citra Joe Biden.

Pasal 1 yaitu Penyalahgunaan Kekuasaan, mendapat dukungan 230, dengan 197 politisi House of Representatives.

Adapun jumlah minimal dukungan yang diperlukan di DPR AS guna membawa proses pemakzulan Trump ke level Senat adalah 216. Sementara Pasal 2 yakni Menghalangi Penyelidikan Kongres, menerima dukungan 229, dalam hasil yang dibacakan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

Menurut Sri Mulyani, yang mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia, dunia tengah diliputi kondisi ketidakpastian yang membuat perekonomian global melambat secara keseluruhan.

Pemakzulan Trump turut menambah sentimen negatif terhadap ekonomi dunia yang sebelumnya telah diliputi ketidakpastian karena Brexit yang belum berakhir, eskalasi ketegangan hubungan antara Korea Selatan dengan Jepang, Amerika Serikat, dan China, hingga ekonomi negara berkembang yang masuk ke jurang resesi.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved