Kabar Kapuas

Polres Kapuas Kembali Tangkap Pembakar Lahan, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Saat kabut asap telah menjadi bencana dan disorot dunia internasional, pembakaran lahan ternyata masih saja dilakukan.

Polres Kapuas Kembali Tangkap Pembakar Lahan, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis
Tribunkalteng.com/Fadly SR
Rilis kasus karhutla yang disampaikan oleh Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro didampingi Kabag Ops, AKP Iqbal Sengaji dan Kasat Reskrim AKP Sony Rizky Anugrah bersama Dandim 1011/Klk, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, Jumat (20/9/2019) siang. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Saat kabut asap telah menjadi bencana dan disorot dunia internasional, pembakaran lahan ternyata masih saja dilakukan.

Tindakan hukum bagi pelakuknya pun harus dilakukan. Bahkan ancaman hukuman berlapisakan dipersangkakan.

Dalam rilis penanganan dua kasus pembakaran lahan disampaikan di Command Center Polres Kapuas, Jumat (20/9/2019) siang, Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro membeberkan penangkapan dua tersangka pembakar lahan yang kembali mereka proses.

Didampingi Kabag Ops AKP Iqbal Sengaji dan Kasat Reskrim AKP Sony Rizky Anugrah bersama Dandim 1011/Klk Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, dua lelaki pelaku pembakaran lahan yang diamankan dihadirkan.

Keduanya yakni SK (64) yang kedapatan membakar lahan di wilayah Mantangai dan ZN (42) yang diamankan saat membakar lahan di kawasan Jalan Jepang, Kualakapuas.

Laporkan Pelaku Pembakar Lahan! Ada Hadiah Uang Disiapkan Kapolres Bartim

Viral Oknum Polisi Letuskan Senjata Api ke Udara, Awalnya di Medsos Kini Diperiksa Propam Polda

Dua Kali Mangkir dari Panggilan, Veronica Koman Jadi Buronan Polda Jatim

"Ya, hari ini kembali kami sampaikan rilis tindak pidana karhutla yang ditangani Polres Kapuas," kata Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro.

Pertama, diamankan yakni pelaku inisial SK, di wilayah Dusun Tanjung Jaya, Desa Muroi Raya, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas.

"Pada saat petugas melaksanakan patroli karhutla, kami menemukan pelaku berinisial SK ini sesaat dan sesudah melakukan kegiatan pembakaran lahan," jelasnya.

Dilanjutkannya, pelaku membakar lahan menggunakan korek api mancis warna putih merk clasmild mengakibatkan kebakaran lahan seluas sekitar satu hektare.

Tujuan membakar lahan untuk menanam kelapa sawit dan membuat pondok serta untuk menanam sayuran.

Halaman
12
Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved