Subsidi Listrik Bakal Dicabut, 6,9 Juta Pelanggan Bakal Terdampak

Rencana pencabutan subsidi listrik, kemungkinan akan berdampak kepada 6,9 juta pelanggan yang selama ini mendapatkan subsidi.

Subsidi Listrik Bakal Dicabut, 6,9 Juta Pelanggan Bakal Terdampak
banjarmasinpost.co.id./reni
Ilustrasi - Petugas melakukan perbaikan instalasi listrik 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Rencana pencabutan subsidi listrik, kemungkinan akan berdampak kepada 6,9 juta pelanggan yang selama ini mendapatkan subsidi.

Ini diperhitungkan dari jumlah pelanggan 900 VA terdiri dari 21,7 juta pelanggan non subsidi dan 6,9 juta pelanggan dengan subsidi.

Akan tetapi keputusan tersebut masih menunggu kajian dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Hal itu meluruskan berita sebelumnya, yang menyatakan bahwa akan ada 27 juta pelanggan listrik 900 VA yang terkena dampak pencabutan subsidi.

Begini 3 Cara Menghemat Listrik Saat Menggunakan AC, Pilih Jenis AC yang Tepat

Sambut Jamaah Keloter 11, Kepala Kanwil Kemenag Kalteng Dorong Kursi Roda

Pemuncak Grup J, Timnas Italia Siap Melanjutkan Kemenangan di Kualifikasi Piala Eropa 2020

Direktur Pengadaan Strategis II PT PLN (Persero) Djoko Raharjo Abumanan menuturkan pelanggan 900 VA yang menerima subsidi listrik tersebut akan dievaluasi. Dalam evaluasi akan ditentukan apakah subsidi ke pelanggan tersebut sudah bisa dicabut ataukah belum.

"(Pencabutan subsidi) bukan kepada seluruh pelanggan 900 VA," kata Djoko, Rabu (4/9/2019).

Sebelumnya diberitakan, kebijakan pencabutan subsidi itu dilakukan agar subsidi yang diberikan pemerintah tepat sasaran. Sebab, pemerintah saat ini menganggap pelanggan PLN dengan kapasitas 900 VA masuk dalam kategori mampu.

Rencananya, pencabutan subsidi dilakukan pada 2020. Hal tersebut merupakan salah satu hasil rapat panitia kerja anggaran di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Sementara itu di RAPBN 2020, Kementerian ESDM mengusulkan subsidi listrik Rp 62,2 triliun. Namun demkian, setelah rapat dengan Panjang Anggaran subsidi listrik menjadi Rp 54,8 triliun. Angka subsidi listrik 2020 ini juga lebih kecil dari anggaran subsidi listrik pada 2019 yang sebesar Rp 65,3 triliun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved