Info Sehat

Berbahaya Dampak Kabut Asap dari Kebakaran Lahan Bagi Kesehatan, Ini Tips Pencegahannya

Dampak yang ditimbulkan akibat kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan, merupakan hal yang mengkhawatirkan bagi kesehatan.

Berbahaya Dampak Kabut Asap dari Kebakaran Lahan Bagi Kesehatan, Ini Tips Pencegahannya
Tribunkalteng.com/faturahman
Pengendara sepeda motor di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu, (17/7/2019) menggunakan penutup hidung atau masker untuk menghindari bau kabut asap yang menyengat dampak kebakaran lahan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PEKANBARU - Dampak yang ditimbulkan akibat kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan, merupakan hal yang mengkhawatirkan bagi kesehatan.

Beberapa wilayah dilanda kabut asap. Salah satu yang terparah saat ini di wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau, dengan jarak pandang hanya 800 meter.

Masyarakat harus mewaspadai dampak kabut asap kebakaran gambut bagi kesehatan.

Dokter Yohanes, selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyebutkan, ada empat dampak nyata yang ditimbulkan kabut asap.

Zodiak Besok Jumat 2 Agustus 2019, Ramalan Zodiak Hari Ini Gemini Kegemparan Emosi, Santailah Cancer

Zodiak Hari Ini Pisces, Ramalan Zodiak Cinta Agustus 2019, Laku Memalukan Aries, Chemistry Cancer

Palangkaraya dapat Kiriman Kabut Asap dari Kabupaten Tetangga, Seorang Pembakar Lahan Jadi Tersangka

Pakai Senpi Ilegal, HT Ancam Karyawan PT Bartim Coalindo di Dusun Tengah, Ini yang Kemudian Terjadi

Turun Rp 8.500, Harga Emas Antam Hari Ini Dipatok Rp 702.500 per Gram

"Dampaknya seperti timbulnya gangguan pernafasan berupa ISPA, Pneumonia dan kambuhnya asma," kata Yohanes, melalui pesan tertulis, Kamis (1/8/2019).

Selain itu, lanjut dia, kabut asap juga bisa menyebabkan alergi pada kulit dan gatal-gatal dan gangguan kelopak mata (konjungtivitis).

"Dan juga berdampak terhadap sistem pencernaan bila debunya masuk ke dalam air minum," sambung Yohanes.

Yohanes memberikan beberapa tips untuk mencegah dampak kabut asap karhutla tersebut.

1. Lakukan pencegahan dengan bila terpaksa keluar rumah terutama kelompok bumil, bayi, balita, dan lansia bila ISPu antara 100 sampai 200 Psi.

2. Hindari ke daerah yang lagi mengalami kebakaran, karena akan terhirup udara dengan kadar CO2 diatas ambang yang dipersyaratkan untuk manusia, gas CO dan partikel debu.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved