Kabar Barito Timur

Pakai Senpi Ilegal, HT Ancam Karyawan PT Bartim Coalindo di Dusun Tengah, Ini yang Kemudian Terjadi

Berdasarkan laporan korbannya, pelaku saat itu tiba-tiba datang lalu marah -marah tanpa sebab sambil mengeluarkan senjata api rakitan dan mengacungkan

Pakai Senpi Ilegal, HT Ancam Karyawan PT Bartim Coalindo di Dusun Tengah, Ini yang Kemudian Terjadi
Dari Polres Bartim
Pelaku dan Barbuk senpi Bartim 

TRIBUNKALTENG.COM, TAMIYANGLAYANG - Jajaran Unit Reskrim Polsek Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), membekuk seorang lelaki berusia 39 tahun berinisial HT, Rabu (31/7/2019) siang lalu.

Penangkapan HT ini dilakukan setelah sebelumnya warga Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur (Bartim) itu dilaporkan mengancam karyawan PT Bartim Coalindo dengan menggunakan Senjata Api (Senpi) rakitan beberapa waktu lalu.

Informasi didapat, kejadian bermula pada Sabtu (25/5/2019) pukul 15.30 WIB lalu, dimana pelaku mengancam korbannya DY (34) yang sedang berada di Mess PT Bartim Coalindo di Desa Saing Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Bartim.

Berdasarkan laporan korbannya, pelaku saat itu tiba-tiba datang lalu marah -marah tanpa sebab sambil mengeluarkan senjata api rakitan dan mengacungkannya ke arah korban.

Punya Senjata Api Rakitan untuk Mengancam Warga, Pria di Barsel Ini Dibuat Tak Berkutik

Jelang Iduladha 2019, Kenali Ciri Hewan Stres dan Bikin Daging Kurban Tak Enak, Ini Penjelasannya

Ada Sumur Berusia 600 Tahun di Kawasan Makam Sultan Suriansyah Banjarmasin, Diziarahi karena Ini

Merasa terancam, korban pun lari menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Dusun Tengah.

Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendy SIK MH melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu M Syafuan Nor SIK melalui rilis tertulis yang diterima, Kamis (1/8/2019), mengatakan pelaku bisa dibekuk setelah pihaknya melakukan penyelidikan di lapangan.

Dimana setelah melakukan penyelidikan di lapangan, pihaknya mendapat informasi pelaku berada di kawasan Ampah.

"Hingga akhirnya pelaku bisa kami amankan dan bawa ke Polsek Dusun Tengah guna proses penyidikan lebih lanjut," kata Kapolsek.

Dilanjutkannya, dari hasil pemeriksaan, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan laras pendek dengan gagang terbuat dari kayu berwarna hitam yang digunakan untuk melakukan pengancaman.

"Atas perbuatannya tersebut pelaku akan dikenakan Pasal 335 ayat (1) KUHP pidana dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun penjara dan Pasal 1 Undang-undang Darurat No 12 tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun," pungkasnya. (Tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved