Kabar Kapuas

Korban Kebakaran di Mambulau Berkumpul di Langgar Harapkan Bantuan

Warga yang rumahnya terbakar di Kelurahan Mambulau berkumpul di Langgar Nurul Mukmin Kelurahan Mambulau, menunggu bantuan.

Korban Kebakaran di Mambulau Berkumpul di Langgar Harapkan Bantuan
tribun kalteng.com/fadly setia rahman
Warga korban kebakaran di Kelurahan Mambulau Kecamatan Kapuas Hilir terlihat tidak berbuat banyak di lokasi rumah mereka yang terbakar. 

TRIBUNKALTENG, KAPUAS -  Tak banyak aktivitas terlihat di lokasi kebakaran di Jalan Kapuas Seberang Kelurahan Mambulau Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas. Hanya beberapa warga  yang membersihkan puing rumah di sekitar lokasi yang dipasangi garis polisi tersebut, Senin (1/10) siang.

Warga pun sebagian takut membersihkan puing kalau-kalau titian kayu untuk berpijak rapuh pasca amuk api.Warga yang rumahnya hangus terbakar, hanya bisa pasrah menghadapi cobaan yang datang. Rumah yang sejak lama ditempati tinggal puing dan kenangan.

Uluran bantuan para dermawan pun begitu diharapkan. Setidaknya untuk mengurangi beban pasca kebakaran dan mengurai secerca senyum pasca musibah yang dialami.

"Ikut keluarga saja dulu sementara, rumah habis terbakar. Harapannya, semoga ada lagi yang datang memberi bantuan," kata Uli, seorang warga.

Baca: Penumpang Udara dan Laut di Kalteng Alami Penurunan, Tetapi Arus Barang Meningkat

Baca: Terbukti Gunakan Sabu, Delapan Sopir Angkutan Pelajar di Banjarbaru Dipecat Berikut Nama-namanya

Baca: Warga Mataraman Ditahan, Saat Digeladah Ditemukan Sabu dan Ineks

Warga yang rumahnya terbakar berkumpul di Langgar Nurul Mukmin Kelurahan Mambulau, menunggu bantuan. Mereka menerima bantuan berupa uang tunai, pakaian layak pakai, sembako, mie instan, selimut, beras dan perlengkapan sekolah.

Bantuan diserahkan oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dan Wakil Bupati Kapuas Nafiah Ibnor.

Camat Kapuas Hilir Joko Labadijunjung menjelaskan korban terdampak musibah kebakaran pemukiman di Kelurahan Mambulau RT 05 Kecamatan Kapuas Hilir.

"Kebakaran ini menghanguskan 18 unit rumah dan 1 buah musala dengan korban terdampak 20 kepala keluarga dengan 63 Jiwa. Kejadian hari Minggu (30/9) dini hari," kata Joko. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help