Kabar Kalsel

Terbukti Gunakan Sabu, Delapan Sopir Angkutan Pelajar di Banjarbaru Dipecat Berikut Nama-namanya

Delapan sopir Angkutan Pelajar Gratis (APG) di Kota Banjarbaru dipecat setelah terbukti terlibat penyalahggunaan narkotika.

Terbukti Gunakan Sabu, Delapan Sopir Angkutan Pelajar di Banjarbaru Dipecat Berikut Nama-namanya
tribunkalteng.com/nia kurniawan
Daftar delapan sopir angkutan pelajar yang dipecat karena terbukti menggunakan sabu. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU - Delapan sopir Angkutan Pelajar Gratis (APG) yang selama ini menjalankan tugas mengantar jemput pelajar di Kota Banjarbaru terbukti terlibat penyalahggunaan narkotika. Mereka positif pengguna Narkoba jenis sabu-sabu, setelah diuji tes urine.

Tes urine digelar, berawal dari kecurigaan Satuan Narkoba Polres Banjarbaru usai berhasil menciduk salah satu sopir angkutan pelajar bernama Rusmin, Kamis (20/9) tadi.

Rusmin, diamankan depan kolam renang Idaman Banjarbaru Jalan Serikaya, Kelurahan Guntung Paikat, Rusmin diduga kuat sebagai pengedar. Saat digeledah, anggota menemukan satu paket sabu-sabu di kantong celananya.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Narkoba Polres Banjarbaru AKP Elche Angelina membenarkan pengungkapan kasus narkoba yang cukup mengejutkan tersebut. Berawal dari informasi masyarakat kemudian penyelidikan dan menangkapnya.

Baca: Warga Mataraman Ditahan, Saat Digeladah Ditemukan Sabu dan Ineks

Baca: Indonesia Gagal ke Piala Dunia : Hasil Akhir Timnas U16 Indonesia vs Australia - Skor Akhir 2-3

Baca: Dinding Rumah Retak Akibat Blasting, Warga Kelumpang Tapin Datangi Polsek Bungur

Pengembangan dilakukan dengan menggeledahnya rumahnya yang beralamat di Guntung Lua, Keurahan Kemuning. Polisi di rumahnya, menemukan lagi tiga paket sabu.

Begitu diketahui jika berprofesi sebagai sopir angkutan pelajar, polres Banjarbaru langsung koordinasi dengan Pemko Banjarbaru. Sebagai bentuk keseriusan Pemko Banjarbaru berantas narkoba, bersama Dishub kota Banjarbaru langsung digelar tes urine semua sopir.

"Hasilnya tujuh orang positif," ujar Elche.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru Ahmad Yani Makkie, Senin (1/10) ketika dikonfirmasi tidak menampiknya.

" Benar tujuh orang positif ketika tes urine. Jadi delapan sopir gunakan sabu, jika ditambah dengan pengedar yang sudah tertangkap," katanya.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Helpdesk di Link Sscn.bkn.go.id Bermasalah, BKN Tegaskan ini pada Pelamar

Baca: Jarak Pandang Cuma 800 Meter, Penerbangan Tjilik Riwut Palangkaraya Terganggu

Disampaikannya, langsung tegas perintah Wali kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, delapan sopir angkutan pelajar itu dipecat, cabut kontrak.

"Ini merupakan bentuk keseriusan walikota dalam memerangi narkoba di Kota Banjarbaru. Beliau meminta supaya pegawai pecandu narkoba dipecat. Kedelapan sopir itu kita berhentikan pada tanggal 30 September kemarin, " katanya. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved