Kabar Kalsel

Dinding Rumah Retak Akibat Blasting, Warga Kelumpang Tapin Datangi Polsek Bungur

Puluhan warga Pantai Walang Desa Kelumpang Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin mendatangi Mapolsek Bungur terkait aktifitas blasting.

Dinding Rumah Retak Akibat Blasting, Warga Kelumpang Tapin Datangi Polsek Bungur
BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin
Warga Kelumpang tapin datangi Mapolsek Bungur untuk mengadukan aktifitas blasting di areal tambang batubara yang membuat beberapa rumah mereka retak-retak. 

TRIBUNKALTENG.COM, RANTAU - Puluhan warga Pantai Walang Desa Kelumpang Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin mendatangi Mapolsek Bungur. Kedatangan mereka ini, untuk menyampaikan keluhan mereka terhadap aktifitas blasting atau peledakan di areal tambang batu bara, Senin (1/10/2018) sore.

Polsek Bungur Iptu Agung memfasiltasi pertemuan warga  dengan pihak perusahaan.  Sekitar satu jam lebih pertemuan tersebut akhirnya menemui titik temu, yaitu blasting disetop sementara.  Selanjutnya, pihak perusahaan, masyarakat dan Polsek akan ke lapangan membuktikan dampak blastik yang menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami retak.

Dijelaskan Kapolsek Bungur, Iptu Agung, dari pertemuan perwakilan warga dengan pihak perusahaan, telah disepakati keluhan warga dan direspon pihak perusahaan, yaitu blasting disetop sementara, kemudian perwakilan warga, pihak perusahaan dan polisi akan memantau ke lokasi.

Kepala Desa Kelumpang, Muhammad mengatakan saat ini beberapa rumah warga retak-retak yang diduga dampak dari aktifitas blastik yang berlangsung di areal tambang batubara.

Baca: Pengendara di Palangkaraya Sampai Mual Hirup Kabut Asap

Baca: Saat Gempa dan Tsunami, 1.425 Napi di Sulawesi Tengah Melarikan Diri

Baca: Palangkaraya Ditutupi Asap, BMKG: Kualitas Udara Tidak Sehat!

Selain itu, peternak ayam di desa tersebut juga mengeluh aktifitas blastik membuat banyak ayam yang mereka ternakan mati.

"Ini yang menjadikan keluhan warga lalu minta fasilitasi lewat polsek untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan pihak perusahaan,"katanya.

Perwakilan perusahaan Farid, mengatakan akan memeriksa rumah retak yang diduga akibat blasting. Begitu juga ternak ayam yang mati.

Tim keduabelah pihak akan ke lapangan bersama polisi. Kalau memang keluhan warga itu karena blasting, maka pihak perusahaan akan memperbaiki atau ganti rugi, jelas Farid. (banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved