Kabar Palangkaraya

Penumpang Udara dan Laut di Kalteng Alami Penurunan, Tetapi Arus Barang Meningkat

Jumlah penumpang transportasi laut turun 64,04 persen dari 74.085 orang pada Bulan Juli 2018 dan menjadi 26.642 orang pada Bulan Agustus 2018.

Penumpang Udara dan Laut di Kalteng Alami Penurunan, Tetapi Arus Barang Meningkat
istimewa/BPS Kalteng
BPS Provinsi Kalteng saat melansir perkembangan jalur transportasi penumpang dan barang melalui laut dan udara di Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah melakukan pendataan terhadap animo masyarakat di Kalsel dalam memanfaatkan jasa transaportasi kapal laut maupun yang menggunakan pesawat udara.

Kepala BPS Kalteng, Hanif Yahya, Senin (1/10/2018) melansir jumlah penumpang melalui transportasi laut turun 64,04 persen dari 74.085 orang pada Bulan Juli 2018 yang menjadi 26.642 orang pada Bulan Agustus 2018.

Kemudian, arus lalu lintas barang melalui laut malah mengalami ke naikan 15,05 persen dari
1,30 juta ton pada Bulan Juli 2018 menjadi 1,50 juta ton pada Bulan Agustus 2018.

"Kenaikan terjadi pada volume bongkar (18,33 persen) dan muat (14,22 persen),"terangnya.

Baca: Sebelas Anak Punk Diangkut Satpol PP Kapuas

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Helpdesk di Link Sscn.bkn.go.id Bermasalah, BKN Tegaskan ini pada Pelamar

Baca: Indonesia Gagal ke Piala Dunia : Hasil Akhir Timnas U16 Indonesia vs Australia - Skor Akhir 2-3

Sementara frekuensi penerbangan, mengalami  penurunan sebesar 1,82 persen dari 2.090
penerbangan pada bulan Juli 2018 menjadi 2.052 penerbangan pada bulan Agustus 2018.

Penurunan jumlah penerbangan ini, berimplikasi terhadap  jumlah penumpang melalui transportasi udara yang turun 10,32 persen dari 201.091 orang pada bulan Juli 2018 menjadi 180.335 orang pada bulan Agustus 2018.

Arus lalu lintas barang melalui udara naik 14,00 persen dari  2.215 ton pada Bulan Juli 2018 menjadi 2.525 ton pada Bulan Agustus 2018. Kenaikan ini, berasal dari volume bongkar (20,50 persen) dan muat (0,95 persen).

Dia juga menjelaskan, melalui pelabuhan laut, aktivitas penumpang didominasi di  Kumai (74,47 persen), sedangkan barang di Sampit (46,47  persen).

"Sedangkan melalui pelabuhan udara, didominasi di Bandara Tjilik Riwut baik aktivitas penumpang (47,72 persen) maupun barang (44,75 persen). (tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help