SPBU dan BBM di Kalteng Terkini
Antrean BBM di SPBU S Parman Normal, Pengawas Sebut Pasokan Datang Lebih Cepat
Kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya mulai berangsur normal pada Minggu (10/5/2026) siang.
Penulis: Arai Nisari | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
Ringkasan Berita:
- Kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya mulai berangsur normal pada Minggu (10/5/2026) siang.
- Pada Minggu siang, seluruh produk BBM di SPBU Jalan S Parman juga terpantau tersedia, mulai dari Pertalite, Pertamax 92, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Bio Solar.
- Pengawas Lapangan SPBU Jalan S Parman, Hendry, mengatakan kondisi antrean mulai membaik dalam dua hari terakhir setelah distribusi BBM ditambah dan dipercepat.
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya mulai berangsur normal pada Minggu (10/5/2026) siang setelah Pertamina menambah pasokan Pertamax hingga 205 kiloliter (KL) per hari dan mempercepat distribusi BBM ke sejumlah SPBU.
Pantauan Tribunkalteng.com sekitar pukul 12.00 WIB di SPBU Jalan S Parman menunjukkan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat sudah jauh berkurang dibanding beberapa hari sebelumnya.
Di area pengisian BBM hanya terlihat beberapa kendaraan yang mengantre.
Baca juga: Antrean BBM Mulai Lengang, Petugas SPBU 24 Jam Sebut Masih Mampu
Baca juga: Kejari Palangka Raya Periksa Bendahara dan Pengadaan Barang Jasa KPU Kota
Baca juga: Pelatih AS Roma Gasperini Cari Pengganti Ranieri, Manu Kone Masuk Daftar Jual Klub
Aktivitas pengisian berlangsung lancar dan kendaraan dapat keluar masuk area SPBU tanpa kepadatan panjang seperti sebelumnya.
Pada Minggu siang, seluruh produk BBM di SPBU Jalan S Parman juga terpantau tersedia, mulai dari Pertalite, Pertamax 92, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Bio Solar.
Sementara itu, kondisi di SPBU Jalan Bukit Kaminting juga terlihat lebih lengang dan pengendara tampak dapat langsung melakukan pengisian BBM tanpa harus menunggu lama.
Pengawas Lapangan SPBU Jalan S Parman, Hendry, mengatakan kondisi antrean mulai membaik dalam dua hari terakhir setelah distribusi BBM ditambah dan dipercepat.
“Untuk dua hari ini sudah mulai normal. Dari hari pertama itu memang berangsur-angsur normal sampai sekarang,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com.
Menurut Hendry, pada Sabtu pagi hingga siang antrean kendaraan untuk pengisian Pertamax masih cukup panjang.
Sementara pengisian Pertalite terpantau kembali normal sejak Sabtu pagi.
“Kalau untuk produk Pertalite, dari pagi sudah langsung normal. Yang kemarin masih terjadi antrean itu Pertamax,” katanya.
Ia menjelaskan, SPBU Jalan S Parman saat ini masuk dalam skema operasional 24 jam untuk membantu mengurai antrean BBM di Kota Palangka Raya.
Namun pada Minggu dini hari, operasional SPBU dihentikan sekitar pukul 02.00 WIB karena kondisi di lapangan sudah sepi dan tidak ada lagi masyarakat yang datang untuk mengisi BBM.
Sebelumnya, pada hari normal SPBU tersebut beroperasi mulai pukul 06.30 WIB hingga 21.15 WIB.
Menurut Hendry, membaiknya kondisi antrean juga dipengaruhi percepatan distribusi BBM dari Fuel Terminal Pertamina Pulang Pisau.
Biasanya proses pengisian BBM di Depot Pulang Pisau baru dimulai sekitar pukul 05.00 WIB.
Namun hari ini, depot sudah mulai beroperasi sejak sekitar pukul 02.00 WIB dini hari sehingga mobil tangki dapat lebih cepat melakukan pengisian dan tiba lebih awal di Kota Palangka Raya.
Hendry mengaku pasokan BBM kini datang lebih cepat dari biasanya.
Bahkan pada Minggu pagi, mobil tangki disebut sudah tiba di SPBU Jalan S Parman sebelum pukul 07.00 WIB.
Menurutnya, kondisi tersebut membantu menjaga ketersediaan BBM sejak pagi hari agar masyarakat tidak lagi khawatir kehabisan stok.
Selain itu, pasokan Pertamax di SPBU Jalan S Parman juga ditambah dari sebelumnya 8 KL menjadi 16 KL karena tingginya permintaan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
“Iya, awalnya 8 KL. Tapi memang membludak sekali permintaannya, jadi ditambah menjadi 16 KL supaya aman,” ujarnya.
Beberapa masyarakat yang ditemui di lokasi juga mengaku kondisi pengisian BBM kini jauh lebih cepat dibanding beberapa hari sebelumnya saat antrean kendaraan mengular panjang.
“Sekarang cepat saja isi BBM, tidak seperti kemarin yang sampai lama sekali antre,” ujar Rahima, seorang pengendara roda dua usai mengisi BBM.
Seorang warga lainnya bahkan sempat bergurau melihat kondisi antrean yang mulai kembali normal.
“Palangka Raya baik-baik saja sekarang,” ucapnya sambil tertawa.
Hendry berharap kondisi antrean BBM di Kota Palangka Raya dapat segera kembali normal sehingga operasional SPBU juga bisa kembali berjalan seperti biasa.
Menurutnya, setelah kondisi antrean benar-benar stabil, operasional SPBU yang saat ini masuk dalam skema 24 jam diharapkan dapat kembali ke jam normal, yakni mulai pukul 06.30 WIB hingga 21.15 WIB.
| Antrean BBM Mulai Lengang, Petugas SPBU 24 Jam Sebut Masih Mampu |
|
|---|
| Daftar 25 SPBU di Kota Palangka Raya Kalteng: Tujuh Beroperasi 24 Jam, 18 hingga Pukul 01.00 WIB |
|
|---|
| Ojol Kehilangan Penghasilan, Sebut Antrean Panjang BBM di Kota Palangka Raya Kalteng Terparah |
|
|---|
| Malam-malam Wali Kota Fairid ke SPBU, Beberkan Upaya agar Antrean BBM di Palangka Raya tak Mengular |
|
|---|
| Antrean BBM di Kalteng, Pertamina Sebut Kuota Ditentukan BPH Migas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/SPBU-S-Parman-10-Mei-2026.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/SPBU-S-Parman-1-10-Mei-2026.jpg)